nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ada Antrean, Pasokan BBM dan LPG di Sulteng Lancar Pasca-Gempa

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 15:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 12 320 1963175 tak-ada-antrean-pasokan-bbm-dan-lpg-di-sulteng-lancar-pasca-gempa-Km3xZ1dc4i.jpg Foto: Wamen ESDM Arcandra Tahar (Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebut tidak ada antrean pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Tengah.

Pasalnya dirinya melihat langsung bagiamana situasi di SPBU Sulawesi Tengah pasca terjadinya bencana di Palu dan Donggala.

Selain itu, pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) tidak ada antrean. Artinya seluruh pasokan elpiji kepada masyarakat sudah mulai normal dan lancar.

"Suplainya tidak antrean baik itu BBM di SPBU maupun di LPG maupun Pangkalan LPG," ujarnya saat ditemui di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Baca Juga: Menteri Jonan Jamin Ketersediaan Listrik hingga BBM di Palu

Hal tersebut tidak terlepas dari upaya Pertamina dan juga pemerintah untuk menjemput bola dan tidak menunggu. Pertamina bersama pemerintah sendiri menyiapkan mobil tangki di beberapa titik untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah terdampak bencana.

"Pertamina mempunyai strategi selain selai suplai yang cukup juga menyediakan tangki-tangki mobilnya ditaruh di sana cepat tanggap kemarin saya lihat sendiri," jelasnya.

Bahkan menurut Arcandra, pasokan BBM ke Palu dan Donggala juga sudah mulai lancar. Kapal-kapal pengangkut BBM mulai bisa bersandar di Pelabuhan yang ada di Sulawesi Tengah.

"Dari migas shipment untuk di PTPUnya at least sekarang, saya melihat sendiri kapal kemaren merapat untuk BBM," ucapnya.

Baca Juga: Gempa Donggala, Pertamina Identifikasi Kerusakan Terminal BBM hingga Elpiji

Adapun stok BBM dan LPG di Sulawesi Tengah kini sudah bisa terpenuhi untuk 14 hari ke depan. Sedangkan untuk avtur diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan 22 hari kedepan dan solar 30 hari.

"BBM oke, dari LPG juga stok LPG cukup semua stok kemarin di atas 14 hari semua stok LPG solar avtur malah 22 hari, solar 30 hari, bensin 16 hari," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini