nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut: Anggaran Pertemuan IMF-World Bank Tak Sampai Rp500 Miliar

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 18:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 13 20 1963659 menko-luhut-anggaran-pertemuan-imf-world-bank-tak-sampai-rp500-miliar-5GvOCh94LY.jpg Menko Bidan Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan: Foto/Okezone

NUSA DUA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyakini anggaran yang digunakan dalam Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 tak sampai Rp500 miliar. Angka ini jauh di bawah pagu anggaran yang sebesar Rp855,6 miliar.

"Anggaran itu sejak awal didiskusikan dan disepakati dengan DPR sebesar Rp855,6 miliar, itu bukan tiba-tiba datang dari batu. Sampai hari ini dana yang sudah dikontrakkan Rp566 miliar," katanya dalam konferensi pers di Bali Collection, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Baca: Mi Instan, Kopi hingga Kerupuk Udang RI Bakal Dijual di Alibaba

Luhut menyatakan, angka Rp566 miliar tersebut dalam realisasinya nanti bisa lebih rendah. Menurutnya, usai dilakukan audit maka realisasi penggunaan anggaran bisa berada di bawah Rp500 miliar.

"Kita nego dengan Pak Susiwijono (Ketua Pelaksana Harian Pertemuan IMF-World Bank) yang kecil-kecil enggak perlu dikeluarin. Setelah audit kita akan tahu berapa, mungkin dibawah Rp500 miliar," jelas dia.

Foto: Okezone/Heru Haryono

Penghematan ini, kata Luhut, salah satunya dilakukan dengan menyewa sekitar 400 mobil delegasi yakni Mercedes-Benz seri E200 dari tahun 2013 dan 2015. "Kita hampir enggak ada beli barang baru. Kita sewa semua. Jadi kalau ada yang bilang kita mewah-mewah, asbun (asal bunyi) saja," ungkapnya.

Baca: Pidato 'Game of Thrones' Jokowi, seperti Apa Kondisi Ekonomi Global Saat Ini?

Menurutnya, secara keseluruhan acara hingga hari keenam berjalan dengan baik. Hal ini menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah.

Luhut menyatakan, para delegasi kagum dengan kemampuan Indonesia mengatur acara dengan baik meski harus juga menangani bencana alam, serta bersamaan adanya penyelenggaran Asian Paragames.

"Mereka juga kagum ada kasus bencana alam Sulawesi Tengah dan Lombok juga Asian paragames, tapi kita bisa mengatur dengan bagus dan ini memberikan confidence pada investor bahwa kalau mereka investasi di Indonesia," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini