Menaker Minta Setiap Perusahaan Wajib Pekerjakan 1% Penyandang Disabilitas

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 30 320 1970865 menaker-minta-setiap-perusahaan-wajib-pekerjakan-1-penyandang-disabilitas-oPKHwSbLh2.jpg Menaker Buka Expo Tenaga Kerja Disabilitas (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Ketenegakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri membuka kegiatan expo tenaga kerja bagi penyandang disabilitas di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta. Acara tersebut dilakukan untuk memperingati hari disabilitas internasional pada tanggal 3 Desember 2018.

Menaker Hanif Dhakiri mengatakan, kewajiban perusahaan sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya terkait Pasal 53 ayat (1) yang di mana, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2% Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

Baca Juga: Pekerjaan di 10 Negara Ini Rentan Digantikan dengan Robot

"Sedangkan pada ayat (2) perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja," kata Hanif di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Dia menjelaskan, merujuk pada UU No.8 Tahun 2016 tersebut, maka jelas dan tegas Pemerintah menjamin pemenuhan dan kesamaan hak bagi para penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan atau keterampilannya.

Baca Juga: Ingin Gaji Besar? Ini Cara Negosiasi dengan Bos

"Agar para pencari kerja (pencaker) disabilitas dapat bekerja secara produktif dan sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pasar kerja tentunya mereka harus dibekali dengan kesiapan pendidikan, keterampilan, pengembangan bakat dan minat para pencaker disabilitas, serta kesiapan penyedia kerja dalam menerima tenaga kerja disabilitas, termasuk dalam hal penyediaan aksesibilitas yang memadai di tempat kerja," jelasnya.

Dia juga menambahkan, bahwa Kemenaker saat ini sudah ada 19 tempat Balai Latihan Kerja (BLK), yang sudah bisa menyediakan tempat bagi penyandang disabilitas.

"Kami memiliki 19 balai, untuk semakin perkuat penyandang disabilitas seperti di balai Bekasi yang di mana ada tempat untuk mereka dalam bidang film dan animasi," tuturnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini