nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Serang- Panimbang Seksi 1 Masuki Tahap Betonisasi

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 12:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 30 320 1970874 tol-serang-panimbang-seksi-1-masuki-tahap-betonisasi-EYtomB05jE.jpg Jalan Tol Serang-Panimbang (Foto: Okezone)

SERANG - Pembangunan Tol Serang- Panimbang di seksi 1 untuk wilayah Kota dan Kabupaten Serang, Banten mulai memasuki tahap betonisasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) I Pembangunan Tol Serang-Panimbang Sugandhi mengatakan, dengan sebagian besar lahan seksi 1 yang telah dibebaskan, pengerjaan fisik pun sudah mulai dilakukan.

“Sekarang sudah berjalan pembangunan, jalan tol sudah dilakukan pembangunan di lahan yang sudah bebas. Bahkan, sudah ada yang dibeton sepanjang sekitar 2 kilometer,” katanya.

Dia menjelaskan, untuk mendukung pengerjaan fisik, pelaksana proyek pun sudah menempatkan sejumlah alat berat. Bahkan, pengerjaan fisik sudah bisa dilihat oleh publik jika melintasi Tol Tangerang-Merak dari arah Tangerang.

“Sebenarnya dari jalan raya Tol Tangerang-Merak di STA (kilometer) 62 itu kelihatan sebelah kiri, yang ada batching plant (tempat produksi beton curah siap pakai),” ujarnya.

Baca Juga: Tol Suramadu Gratis, Menhub: Investasi dan Ekonomi Madura Meningkat

Selain menuntaskan proses pembebasan lahan, pihaknya juga kini mengurus revisi penetapan lokasi (penlok) Tol Serang-Panimbang. Revisi dilakukan karena ada penambahan kebutuhan lahan untuk pembangunan Junction Walantaka.

“Memang ada rencana di Desa Kaserangan, ada penambahan (lahan). Sekarang, dalam proses kelengkapan administrasi di kementerian dan badan usaha, karena ini desa yang tidak masuk penlok maka perlu dilakukan revisi penlok,” ungkapnya.

Manajer Operasional PT Wijaya Karya (Wika) Serang-Panimbang Muhamad Ali membenarkan saat ini pihaknya mulai mengerjakan betonisasi di ruas Tol Serang-Panimbang. Pengerjaan itu dilakukan setelah sebelumnya proses pembebasan lahan dan pekerjaan lean concrete atau lantai kerja rampung dikerjakan.

“Sudah mulai dikerjakan pembangunan rigid betonnya tahap awal beton Tol Serang-Panimbang,” tuturnya.

Baca Juga: Tol Suramadu Gratis, Menhub Minta Pengusaha Jangan Mengeluh tapi Kreatif

Beton, kata dia, akan menjadi permukaan ruas Tol Serang-Panimbang mulai dari STA 0 hingga titik akhir di STA 83. PT Wika Serang-Panimbang belum berencana agar beton dilapisi asphalt aoncrete- wearing course (AC-WC) atau aspal beton.

“Semuanya akan berbentuk rigid beton, belum sampai pada pekerjaan lanjutan dengan melakukan pengaspalan ac-wc di atas permukaan yang telah dikerjakan,” ujarnya.

Ali pun mengungkapkan secara umum pengerjaan konstruksi tol dibagi dalam tiga seksi. Seksi 1 yaitu dari Serang hingga Rangkasbitung, seksi 2 Rangkasbitung hingga Cileles, dan seksi 3 dari Bojong hingga Panimbang.

“Porsi BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) itu Serang hingga Cileles atau seksi 1 dan 2, dengan panjang 50,67 kilometer. Saat ini progresnya untuk seksi 1 sudah 9,69% dan ditarget selesai pada November 2019. Untuk seksi 3 menjadi porsi pemerintah, direncanakan mulai konstruksi pada Januari 2019 dan selesai pada Agustus 2020 bersamaan dengan penyelesaian seksi 2,” katanya.

Selain Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Krist Ade Sudiyono mengatakan, pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang akan menyambung dengan jalan Tol Tangerang Merak.

“Targetnya tahun depan bisa ter sambung antara jalan Tol Tangerang Merak dengan jalan Tol Serang Panimbang,” katanya.

Saat disinggung apakah ASTRA Tol Tangerang-Merak akan mengelola jalan tol tersebut, Krist belum memastikan. “Kita belum sampai ke arah sana,” ujarnya.

 (Feb)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini