nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menaker: Pengangguran Capai Level Terendah selama Pemerintahan Jokowi-JK

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 11:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 09 320 1975460 menaker-pengangguran-capai-level-terendah-selama-pemerintahan-jokowi-jk-wZ41nEyvx2.jpg Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. Foto: Setkab

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mengemukakan, tingkat pengangguran tahun 2018 ini merupakan angka terendah selama dalam pemerintahan Jokowi-JK. Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan pada tahun 2015, angka pengangguran terbuka sekitar 6,18%, menurun setahun berikutnya (2016) menjadi 5,61%, dan di tahun 2017 kembali merosot menjadi 5,50%. Hingga bulan Agustus 2018, tingkat pengangguran terbuka kembali turun menjadi 5,34%.

Baca Juga: Tingkat Pengangguran Tahun Ini 6,45%

“Bicara masalah pengangguran, harus dikatakan capaian pemerintah saat ini bahwa turunnya angka pengangguran sesuai yang kita harapkan, “ kata Menaker saat menjadi narasumber Press Conference Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Pengurangan Pengangguran” dilansir dari laman Setkab, Jumat (9/11/2018).

menaker

Meski telah menunjukkan kecenderungan positif, namun Menaker Hanif Dhakiri memastikan perluasan kesempatan kerja harus terus dilakukan di perkotaan dan pedesaan. Sebab pertumbuhan industri manufaktur, pariwisata, makanan dan minuman juga berkontribusi terhadap penyerapan lapangan kerja.

“Tren dari semua basis pendidikan, TPT alami penurunan, ini artinya positif. Saya ingin lihat dari sisi ini agar kita optimis dan optimis melihat bangsa ini . Kalau tidak, nanti isinya mengeluh dan komplain, seolah-olah tak ada masa depan, ” kata Hanif.

Baca Juga: Angka Pengangguran Turun, Jumlah Lapangan Kerja 2018 Meningkat 2,99 Juta

Dari tingkat pendidikan, Hanif Dhakiri mengatakan meski TPT pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selalu paling tinggi kontribusinya, namun sejak tahun 2015 trennya relatif mengalami penurunan.Pada tahun 2015, TPT pendidikan SMK sebesar 12,65%, menurun 2016 menjadi 11.11%, 11,41 (2017) dan hingga Agustus 2018 sebesar 11,24%.

Diakui Menaker, banyak problem SDM di angkatan kerja termasuk lulusan SMK. Hingga saat ini profil ketenagakerjaan secara keseluruhan di tahun 2018 masih menantang. Dari 131 juta angkatan kerja, 58% masih lulusan SD/SMP.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini