nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wamen ESDM Buka Rahasia soal Freeport dan Blok Rokan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 21:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 10 320 1975989 wamen-esdm-buka-rahasia-soal-freeport-dan-blok-rokan-LwOMB2QnlS.jpg Foto: Wamen ESDM Arcandra Tahar (Okezone)

JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menjelaskan, proses bisnis yang diterapkan oleh Pemerintah setidaknya mengandung tiga utama yang ketiganya bermuara pada keadilan.

"Semua proses yang dijalankan oleh Pemerintah berdasarkan proses yang fair and justice untuk semua pihak. Proses yang adil bukan diputuskan atas dasar nilai uang, namun diputuskan berdasarkan rentetan kejadian yang mengandung tiga pilar utama," jelas Arcandra seperti dikutip laman Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

 Baca Juga: Pertamina Kelola Blok Rokan, Potensi Pendapatan Negara Rp825 Triliun

Arcandra menjelaskan, ketiga pilar tersebut adalah pertama, memfasilitasi para investor yang sudah terikat kontrak kerja kepada Pemerintah. Kedua, memberi penjelasan kepada investor tentang apapun kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah. Ketiga, Pemerintah meminta kejelasan atas investasi yang akan dilakukan.

Pilar-pilar ini juga diterapkan pada kebijakan yang diambil atas kepemilikan saham Freeport sebesar 51% dan penyerahan pengelolaan Blok Rokan kepada Pertamina pada tahun 2021.

"Kami tidak memiliki agenda apapun dalam mengambil setiap keputusan. Kami saling mengenal satu sama lain dan berharap kepada mereka (kontraktor) memberikan proposal yang terbaik. Coba bayangkan mana yang Anda pilih jika ada kontraktor yang memberikan penawaran yang lebih rendah sesuai dengan ekspektasi Pemerintah?," kata Arcandra.

 Baca Juga: Bayar Jatah Saham Freeport, Inalum Beri Dana Talangan ke Pemda Papua

Arcandra menyimpulkan, semua keputusan Pemerintah bukan sekadar emosional semata. Oleh karena itu, Pemerintah mengharapkan semua kebijakan memberikan nilai lebih, bisnis yang kompetitif dan menguntungkan semua pihak.

"Tepat sekali. Keputusan yang kami ambil bukan keputusan emosional, namun diputuskan secara rasional," ungkapnya.

Baca Juga: Pertamina Resmi Kelola Blok East Kalimantan-Attaka Bekas Chevron

Keputusan ini juga menandakan bahwa Pemerintah tetap menyambut baik dan terbuka atas para investor dalam menanamkan modal bisnis sektor ESDM di Indonesia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini