nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skybridge Tanah Abang Resmi Dibuka 7 Desember 2018

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 13:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 01 470 1985421 skybridge-tanah-abang-resmi-dibuka-7-desember-2018-72Ja6K8IOx.jpg Pembangunan Skybridge Tanah Abang (Foto: Okezone)

JAKARTA – Jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, segera beroperasi pada Jumat 7 Desember 2018.

Segala permintaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah dikerjakan. Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh Nugroho mengatakan, usai meninjau skybridge pihaknya melihat sarana dan prasarana yang diminta PT KAI sebagai syarat terhubungnya jembatan dengan Stasiun Tanah Abang telah dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta melalui PD Pembangunan Sarana Jaya.

Sebelumnya, pada 18 November lalu terjadi kesepakatan antara Pemprov DKI dan PT KAI terkait koneksi skybridge dengan stasiun, yakni aset, gate, flow penumpang, sarana dan prasarana, serta pengamanan.

”Hari ini (kemarin) kami melihat semua unsur sudah dipenuhi. PT KAI juga bersedia membuka gate. Kami harapkan 7 Desember sudah dibuka,” ujar Teguh di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Skybridge Bakal Terhubung dengan Stasiun Tanah Abang?

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menuturkan, saat ini sarana dan prasarana pendukung skybridge sudah hampir 100%.

Sarana prasarana seperti toilet, musala, dan sebagainya rampung dan bisa digunakan, tapi jika perlu ditambah pihaknya siap menyelesaikan. ”Toilet ada empat, musala juga ada. Kalau memang dirasa perlu diperluas, masih ada space,” katanya.

Melihat Lebih Dekat Proyek Skybridge Tanah Abang

Menurut pelaksana tugas (Plt) Asisten Perekonomian Sekretariat Daerah DKI Jakarta Sri Haryati, tujuan pembangunan skybridge guna menertibkan penumpang kereta dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.

Artinya, bila tidak terhubung dengan stasiun, jembatan penyeberangan multiguna yang menampung 446 PKL itu tidak berfungsi. Beberapa permintaan PT KAI sebagai syarat untuk menghubungkan skybridge dengan stasiun sudah dilakukan, yaitu penyediaan toilet, musala, hingga penggeseran dua kios agar tidak mengganggu pintu atau gate stasiun.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi berharap skybridge bisa terhubung pekan depan, mengingat sudah diselesaikannya permintaan PT KAI sebagai syarat terhubungnya jembatan penyeberangan multiguna dengan stasiun.

Baca Juga: Belum Berfungsi, Skybridge Bikin Semrawut

Berdasarkan peninjauan yang dilakukan bersama Asisten Perekonomian DKI, skybridge sangat efektif menertibkan kawasan Tanah Abang dari penumpang kereta, PKL, dan angkutan umum.

Penumpang kereta yang ingin ke pasar Blok G, F, dan A tidak perlu lagi melintasi Jalan Jatibaru Raya. Begitu juga yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan bus Transjakarta atau Jak lingko. ”Kalau skybridge berfungsi, sebanyak 446 PKL yang ada di trotoar saat ini bisa dinaikkan.

Melihat Lebih Dekat Proyek Skybridge Tanah Abang

Di Blok F juga bisa menampung 149 pedagang. Kalau masih ada yang jualan juga di trotoar, kami akan tertibkan,” kata Irwandi. Menurut dia, 446 PKL yang menempati skybridge pada Desember 2018 akan melakukan pembayaran retribusi mulai Januari 2019.

”Kesepakatan kemarin Januari baru bayar uang retribusi ke PD Pembangunan Sarana Jaya sebesar Rp500.000,” ujarnya. Untuk keamanan sekitar skybridge akan dijaga tiga unsur, yakni PT KAI, Pemkot Jakarta Pusat, dan PD Pembangunan Sarana Jaya, dengan mengerahkan 21 petugas keamanan setiap harinya demi menghindari PKL susupan.

Para pedagang ataupun pengguna skybridge dapat menggunakan dua toilet portabel yang dilengkapi tap kartu dan musala. Rencananya ada tap kartu untuk pedagang agar bisa menggunakan toilet sepanjang hari, tapi hanya membayar satu kali. Pengunjung atau penumpang kereta juga bisa memanfaatkan toilet portabel tersebut.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini