nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPO, Saham Urban Jakarta Propertindo Naik 50%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 09:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 10 278 1989040 ipo-saham-urban-jakarta-propertindo-naik-50-gyMmh7lOku.jpeg Urban Jakarta Propertindo Resmi Melantai di BEI (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - PT Urban Jakarta Propertindo Tbk resmi mencatatkan saham perdana atau Innitial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten dengan kode saham URBN tersebut jadi perusahaan ke-54 yang melantai di BEI pada tahun ini.

Perusahaan pengembang hunian yang berkonsep Transit Oriented Development (TOD) tersebut, melepas 360 juta saham atau setara dengan 16,85% dari modal yang disetor dengan harga yang ditawarkan Rp1.200 per saham Dengan demikian, dana segar yang akan diperoleh perseroan dari IPO ini sebesar Rp430 juta.

Baca Juga: Urban Jakarta Melantai di Bursa Efek Indonesia Hari Ini

Pada pembukaan perdagangan, saham URBN melonjak naik 600 poin atau 50% ke level Rp1.800 dari harga IPO Rp 1.200 per lembar saham. Saham ditransaksikan sebanyak 2 kali dengan volume sebanyak 5 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp900.000.

Direktur URBN Tri Rachman Batara menyatakan, Perseroan membukukan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebesar 2,6 kali dari jumlah saham yang ditawarkan. Dia meyakini, properti dengan konsep TOD yang tengah dikembangkan Urban Jakarta jadi solusi permasalahan utama seperti kemacetan lalu lintas dan keterjangkauan dengan hunian.

Baca Juga: IPO, Urban Jakarta Tawarkan Harga Rp1.000-1.250 per Saham

"Harapannya dengan diserapnya produk dan layanan Urban Jakarta oleh pasar, tentu akan meningkatkan kinerja Perseroan sehingga pada akhirnya bukan hanya meningkatkan nilai investasi para pemegang saham, melainkan juga menjadi daya dorong yang besar bagi peningkatan kinerja serta kebangkitan sektor industri properti pada umumnya," kata dia dalam pembukaan perdagangan di Gedung BEI, Senin (10/12/2018).

Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengapresiasi masuknya Urban Properti ke pasar modal Indonesia. "Semoga milestone (kejadian penting/bersejarah) ini tidak menjadi ujung, melainkan awal bagi entitas untuk menjalan sistem di pasar modal Indonesia," ujarnya.

Adapun Urban Jakarta menunjuk PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Dana hasil IPO akan digunakan Perseroan sebanyak 51% untuk akuisisi lahan di wilayah Jabodetabek, sekitar 31% akan digunakan untuk belanja modal dan pengembangan, serta sebanyak 18% untuk modal kerja perusahaan.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini