JAKARTA - Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh tempo. Bahkan emiten operator telekomunikasi ini telah melunasi efek bersifat utang (obligasi) dan sukuk ijarah pada awal pekan kemarin. Adapun untuk melunasinya, Indosat mengeluarkan dana lebih dari Rp224,59 miliar.
Baca Juga: Terbitkan Obligasi Rp2,71 Triliun, Indosat Tawarkan Kupon 6,05%-8,7%
Group Head Legal & Corporate Secretary Indosat Gilang Hermawan menyampaikan bahwa obligasi dan sukuk yang telah dilunasi Indosat adalah obligasi berkelanjutan I tahap III tahun 2015 seri A dan sukuk ijarah berkelanjutan I tahap III tahun 2015 seri A.”Jumlah pembayaran pelunasan obligasi dan sukuk ijarah tersebut adalah sebesar Rp224.589.625.000,” ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Rabu (12/12/2018).
Perusahaan penyedia jasa telekomunikasi dan jaringan telekomunikasi di Indonesia tersebut mengakui, dana yang digunakan untuk melunasi obligasi dan sukuk ijarah tersebut bersumber dari kas internal perusahaan. Sebagai informasi, pada kuartal ketiga tahun 2018 lalu, Indosat mencatatkan pendapatan perusahaan lebih dari Rp15 triliun.