nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggaran Bansos Meningkat Kemiskinan Bisa Turun Lebih Cepat

Rikhza Hasan, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 14:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 13 320 1990789 anggaran-bansos-meningkat-kemiskinan-bisa-turun-lebih-cepat-YqF8GkwR1i.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai angka kemiskinan tahun ini yang sebesar 9,8% masih dinilai masih tinggi. Padahal, angka tersebut sudah berkurang dibanding pada 2014 yang mencapai 11,2%.

“Untuk menurunkan angka kemiskinan 1 digit, memang butuh tenaga ekstra karena ini semakin sulit untuk menjadi hilang, yang kita harapkan itu,” kata Presiden Joko Widodo, dikutip dari laman setkab, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Mantan Wali Kota Solo itu juga menambahkan, yang menjadi perhatian pemerintah bukan hanya urusan fisik infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga muncul di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan wujud dari keberpihakan negara pada rakyatnya.

 Baca Juga: Kemiskinan Ditargetkan Turun Jadi 9% pada 2019

Menurut Presiden, pemerintah terus meningkatkan anggaran-anggaran untuk bantuan sosial. Dia menunjuk PKH misalnya, jika pada tahun 2018 ini anggarannya Rp19 triliun, pada tahun 2019 mendatang naik menjadi Rp34 triliun. Dengan sasaran juga naik, dari 6 juta Keuarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 10 juta KPM.

Selain itu, menurut Presiden, indeks bantuan sosial naik bisa dua hingga tiga kali. Secara rinci, nantinya jadi bantuan tetap setiap keluarga yang bergulir itu adalah Rp550.000 per keluarga/tahun, peserta PKH Rp1 juta per keluarga/tahun.

Tetapi ada komponen bantuan, terdapat tambahan apabila dalam keluarga itu ada ibu hamil atau balita, dengan tambahan Rp2.400.000.

 Baca Juga: Data Kemiskinan Jadi Pembahasan Politik, Ini Kata Kepala BPS

Untuk keluarga yang memiliki anak SD sederajat ada tambahan Rp900.000, anak SMP dan sederajat ada tambahan Rp1.500.000 dan keluarga dengan memiliki anak SMA/SMK ada tambahan Rp2.000.000.

Kemudian penyandang disabilitas berat akan diberi bantuan social senilai Rp2.400.000, dan lansia sebesar Rp2.400.000.

“Kalau Ini digabung kemudian diberikan, saya menyakini pengentasan kemiskinan kita ini akan lebih cepat,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengingatkan kepada peserta Jambore Sumber Daya PKH yang merupakan pendamping penerima PKH, bahwa itu semua tanggung jawab pemerintah dan mereka.

“Oleh karena itu dampingi benar-benar benar, saya yakin Bapak/Ibu, saudara-saudara sekalian sangat berkepentingan untuk bisa menghilangkan, menghapuskan kemiskinan dari negara kita,” tegas Presiden.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini