nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amankan Pasokan, Operasi Pasar LPG Digelar di Daerah Terdampak Tsunami

Jamilah, Jurnalis · Rabu 26 Desember 2018 15:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 26 320 1996148 amankan-pasokan-operasi-pasar-lpg-digelar-di-daerah-terdampak-tsunami-MyHlT5dISK.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA – Pasca bencana tsunami yang melanda Selat Sunda dan lampung membuat pemerintah sigap mendorong ketersediaan energi di kawasan terdampak tsunami, khususnya wilayah yang sulit dijangkau.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Agung Pribadi menyatakan bahwa Pemerintah akan terus mengawal dan mengupayakan ketersediaan energi untuk para korban tsunami.

"Sejalan dengan proses pemulihan kawasan terdampak tsunami, kami juga terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM, listrik dan LPG. Semoga proses pemulihan optimal," ujar Agung yang dikutip dari Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

 Baca Juga: BUMN Kerahkan 13 Alat Berat Evakuasi Korban Tsunami Selat Sunda

Seperti dilaporkan Pertamina, telah digelar Operasi Pasar (OP) Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kg di dua wilayah yaitu Pulau Legundi, Pesawaran dan di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Untuk kawasan Pulau Legundi, Pertamina telah mengirimkan 200 tabung LPG dengan dua kali pengiriman.

Sebanyak 100 tabung telah dikirimkan pada hari Senin (24/12), sedangkan 100 tabung berikutnya dikirim pada hari Selasa (25/12).

Penyaluran tabung LPG untuk wilayah Lampung Selatan baru dilakukan di pangkalan Desa Canti Kecamatan Rajabasa.

Untuk kawasan ini Pertamina siap memasok 200 tabung LPG 3 Kg per harinya. Sedangkan 3 pangkalan lain yang belum dapat dipasok karena masih dalam tahap pembersihan puing-puing. Sebagai alternatif, saat ini penyaluran melalui dilakukan melalui pangkalan terdekat yakni pangkalan di Desa Tajimalela Kecamatan Kalianda.

 Baca Juga: Pemulihan Sistem Kelistrikan Pasca-Tsunami Selat Sunda Capai 88%

Pertamina menjabarkan bahwa jumlah tabung yang diperuntukkan untuk OP disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan serta kapasitas kapal yang digunakan untuk pengiriman. Jika ada kekurangan, Pertamina juga siap mengirimkan kembali LPG ke daerah terdampak sebagai upaya membantu masyarakat pasca terjadinya tsunami.

Dalam proses distribusi LPG 3 Kg memang belum sepenuhnya optimal. Hal ini dikarenakan akses menuju pangkalan masih terhalang. Selain itu pangkalan-pangkalan LPG juga masih dilakukan pembersihan.

Menurut laporannya, Pertamina juga telah mengirimkan bantuan untuk dapur umum. Untuk di Pulau Legundi sebanyak 5 tabung Bright Gas 5.5 Kg dan 5 tabung 12 Kg, di Kantor Gubernur sebanyak 10 tabung Bright Gas 5.5 Kg, dan di Posko BUMN Peduli di Kalianda sebanyak 20 tabung Bright Gas 5.5 Kg dan 20 tabung 12 Kg.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini