Aturan tersebut mengatur agar perusahaan tidak memberikan uang lembur sehingga karyawan tidak bekerja sampai larut malam karena ingin dibayar. Tapi kini, perusahaan-perusahaan di Jepang mulai menerapkan budaya jam kerja normal. Sebagai contoh, kementerian kesehatan melarang karyaawannya bekerja setelah lebih dari pukul 10.00 malam mulai Oktober tahun lalu. Sebelumnya, upaya mematikan listrik di kantor untuk membuat pegawai pulang lebih cepat ternyata tak berhasil.
Segan pulang sebelum atasan dan rekan kerja pulang
Meski bel pulang sudah berdentang tapi bos masih di ruangan, karyawan Jepang segan untuk pulang duluan. Bergitu pun kalau sebagian besar rekan-rekan di kantor masih duduk di kubikel mereka. Kalau kamu pulang duluan, kamu akan dituduh tidak peduli dengan kelompokmu dan bisa menjadi bahasan gosip loh!
Perusahaan-perusahaan di Jepang memang menganut prinsip gotong royong. Tidak ada karyawan teladan atau individu terbaik karena semuanya dianggap sebagai satu tim.
Tidak mau ambil cuti