Tanggal merah, cuti, dan akhir pekan pasti jadi hal yang paling kamu tunggu-tunggu. Tapi tidak demikian dengan pekerja di Jepang.
Berdasarkan data pemerintah Jepang pada 2013, sebanyak 22 persen dari 4,74 juta pekerja fulltime di Jepang bekerja 49 jam dalam seminggu, 8,8 persen lainnya bekerja 60 jam seminggu, sedangkan sisanya 60-80 jam seminggu. Dan rata-rata dari mereka hanya mengambil jatah cuti setengah dari total sembilan hari per tahun. Tapi dengan UU terbaru, perusahaan wajib memastikan bahwa setiap karyawannya mengambil semua jatah cuti.
Kenapa mereka tidak mau ambil cuti? Alasannya karena mereka merasa bersalah jika harus meninggalkan pekerjaan!.
(Baca juga: Ingin Kaya? Tiru 5 Sifat dan Karakter Berikut!)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.