Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pentingnya IPAL, Menteri Basuki Akui Masih Terjadi Praktik BAB Sembarangan

Jamilah , Jurnalis-Minggu, 06 Januari 2019 |18:36 WIB
Pentingnya IPAL, Menteri Basuki Akui Masih Terjadi Praktik BAB Sembarangan
Foto: Dokumentasi Kementerian PUPR
A
A
A

JAKARTA - Ketersediaan akses sanitasi aman turut meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa masalah sanitasi tidak melulu masalah ketersediaan infrastruktur, namun berpengaruh pada pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan.

“Persepsi masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan masih belum menjadi kebutuhan. Praktik buang air besar (BAB) sembarangan juga masih terjadi di beberapa tempat,” kata Menteri Basuki yang dikutip dari Kementerian PUPR, Jakarta, Minggu (6/1/2019).

Melalui Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), pada tahun 2018 Kementerian PUPR membangun dua Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dilengkapi sistem perpipaan di Jorong Tawakal dan Tawakal Baru, Nagari Kurnia Koto Salak, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

 Baca Juga: Sudah Merdeka 73 Tahun, Masyarakat Indonesia Masih Ada yang BAB Sembarangan

Kedua IPAL tersebut kini sudah dimanfaatkan sebagai tempat penampungan dan pengolahan limbah komunal bagi 103 rumah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement