Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani dan BI Kompak "Pelototi" Seluruh Devisa Hasil Ekspor

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 07 Januari 2019 |12:54 WIB
Sri Mulyani dan BI Kompak
Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Dkom BI)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong seluruh devisa hasil ekspor (DHE) untuk masuk ke perbankan di Indonesia. Hal ini untuk memenuhi ketersediaan devisa di dalam negeri yang memang sangat berpengaruh pada kestabilan nilai tukar Rupiah.

Dalam hal ini, upaya menarik DHE ke Tanah Air dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Bank Indonesia (BI), keduanya menyepakati kerja sama pemanfaatan dan pemantauan yang terintegrasi atas data dan informasi devisa terkait kegiatan ekspor dan impor melalui Sistem informasi Monitoring Devisa ter-Integrasi Seketika (SiMoDIS).

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Muyani Indrawati pada hari ini, Senin (7/1/2019) di Gedung Kemenkeu, Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, dan Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono.

Baca Juga: Wapres Panggil Menteri Ekonomi Bahas Devisa Hasil Ekspor

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement