Pemerintah Bantu Go-Jek Mengaspal hingga Filipina

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 08 320 2001651 pemerintah-bantu-go-jek-mengaspal-hingga-filipina-qNWHWjzi4U.jpeg Menkominfo Rudiantara (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Pemerintah kini tengah membantu perusahaan transportasi berbasas aplikasi yakni Go-Jek untuk berekspansi di luar negeri. Kali ini Go-Jek berencana untuk melakukan ekspansi di negara tetangga yakni Filipina.

Sekedar informasi, Go-Jek sudah melakukan ekspansi di beberapa negara yang berada di Asia Tenggara. Yang terbaru adalah perusahaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim itu telah ekspansi ke Singapura hingga Vietnam.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, setelah sukses dan stabil di Vietnam dan Singapura, kini Go-Jek siap melakukan ekspansi menuju Filipina. Bahkan dalam prosesnya, pemerintah siap membantu Go-Jek untuk memuluskan rencananya.

"Alhamdulillah rencananya kalau Go-Jek sudah di Vietnam, Singapura sudah mulai bisa test, kami sedang negosiasi dengan Filipina," ujarnya di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Baca Juga: Angka Kecelakaan Motor Tinggi, Go-Jek Akui Penumpang Pertanyakan Kualitas Pengemudi

Rudiantara menambahkan, ada beberapa alasan mengapa Go-Jek memilih Filipina sebagai pelabuhan selanjutnya. Salah satu yang paling utama adalah karakteristik antara Jakarta dan Filipina yang hampir sama dengan Jakarta.

"Karena karakteristik Manila yang macet dan sama dengan kota di Indonesia. Jadi kita berpikirnya juga harus demikian," jelasnya.

Rudiantara mengatakan saat ini pemerintah bersama dengan Go-Jek terus melakukan negosiasi dengan pemerintah Filipina. Pasalnya, untuk mengaspal di Filipina, Go-Jek terhambat oleh aturan yang ada di sana.

Salah satu yang akan dijadikan sebagai bahan negosiasi adalah program satu juta rumah milik Indonesia. Nantiya, pemerintah menawarkan kepada Filipina agar perusahaan properti di sana bisa masuk dan menggarap proyek satu juta rumah di Indonesia.

Baca Juga: Aturan Ojek Online Terbit Maret 2019

Namun jumlahnya akan dibatasi dan tidak semuanya di berikan kepada perusahaan properti Filipina tersebut. Namun sebagai imbalannya, pemerintah Filipina harus mengizinkan Go-Jek untuk bisa mengaspal di sana.

"Kita harus berpikir maju, praktis. Sekarang begini, oke mereka boleh masuk ke Indonesia. Persyaratan tinggal satu, (harus) diperbolehkan Go-Jek ada di Manila," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini