nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernyataan The Fed Buat Indeks Dolar AS Bangkit

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 08:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 11 278 2002917 pernyataan-the-fed-buat-indeks-dolar-as-bangkit-lhOEIOA4gU.jpg Dolar AS (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Indeks dolar AS melambung pada perdagangan Kamis, 10 Januari 2019. Kurs dolar AS menguat karena Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan penutupan pemerintah yang berkepanjangan akan menyebabkan prospek yang tidak jelas dan data ekonomi yang lesu.

"Penutupan yang lebih lama adalah sesuatu yang belum kita miliki," tambahnya. “Jika kita memiliki shutdown yang diperpanjang, saya pikir itu akan muncul dalam data yang cukup jelas, " kata Powell dalam sebuah diskusi di Economic Club of Washington, dilansir dari Xinhua, Jumat (11/1/2019).

Baca Juga: Dolar AS Loyo Akibat Pernyataan The Fed

"Kami akan memiliki gambaran yang kurang jelas tentang ekonomi jika ingin berjalan lebih lama," kata Powell.

Ketua The Fed juga mengindikasikan bahwa pengetatan moneter akan terus berlanjut, karena akan terus mengurangi neraca bank sentral, yang akan mengurangi jumlah uang yang mengalir di pasar.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,34% pada 95,5431 pada akhir perdagangan.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1499 dari USD1,1544 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2744 dari USD1,2794 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7182 dari USD0,7180.

Dolar AS membeli 108,42 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,26 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9842 franc Swiss dari 0,9750 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3227 dolar Kanada dari 1,3221 dolar Kanada.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini