nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabar Terbaru Pembangunan LRT Jabodebek

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 11:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 14 320 2004066 kabar-terbaru-pembangunan-lrt-jabodebek-1KwYW9bkNB.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) memaparkan perkembangan terbaru dari proyek kereta ringan alias Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Progres kereta ringan Jabodebek Fase I mencapai 56,1%.

Adapun rinciannya adalah Cawang-Cibubur sudah mencapai 76,21%. Sedangkan Cawang-Kuningan-Dukuh atas sebesar 44,19% dan terakhir adalah Cawang-Bekasi Timur mencapai 51,06%.

Direktur Operasi II PT Adhi Karya Pundjung Setya Brata mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan percepatan pembangunan. Ditargetkan 2019 ini seluruh konstruksi sudah bisa rampung seluruhnya.

"Progres seluruhnya 56,1%. Untuk keseluruhan konstruksi ditargetkan akhir 2019," ujarnya saat ditemui di Preecast LRT Adhi Pancoran, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Baca Juga: Pembangunan Stasiun LRT Dikebut

Pundjung menambahkan, memang ada beberapa masalah dalam pembangunan jalur kereta ringan ini. Pertama, pembangunan untuk jalur Cawang-Kuningan-Dukuh Atas. Sebab untuk jalur Setiabudi-Dukuh Atas belum memulai konstruksi.

Menurut Pundjung belum dimulainya proses konstruksi dikarenakan ada beberapa jalur alternatif yang diusulkan pemerintah.

"Jadi ada beberapa alternatif baik dari Kemenhub maupun DKI terkait stasiun di Dukuh Atas, alternatif pertama di sisi utara landmark, alternatif kedua di sisi selatan landmark," ucapnya.

Pundjung menambahkan, selain masalah pembangunan jalur Setiabudi Dukuh Atas yang berhenti, juga ada masalah dalam pembebasan lahan depo kereta yang ada di Bekasi. Depo kereta sendiri ditargetkan bisa rampung pada akhir 2020 mendatang.

"Untuk depo di akhir 2020, karena depo pembebasan tanah belum clear, satu hak yang mudahmudahan yang akan clear itu yang baru dirapatkan di atas presiden jalur dari Setiabudi ke Dukuh Atas," jelasnya

Baca Juga: LRT Kelapa Gading-Velodrom Beroperasi Bulan Depan

"Jadi ada dua masalah kritikal, pertama pembebasan tanah di Bekasi Timur, kedua penetapan trase di dukuh atas yang sudah ada titik terang setelah ada atas di Istana," imbuhnya.

Sementara itu lanjut Pundjung, kereta api yang merupakan produksi INKA akan segera datang. Menurutnya, kereta pertama akan datang pada Juni 2019 mendatang.

"Kereta api yang pertama dari Inka diharapkan bulan juni sudah akan ada mulai test track dari Cibubur sampai Ciracas," jelasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini