Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INACA Sebut 11 Maskapai Nasional 'Kesulitan Bernapas'

INACA Sebut 11 Maskapai Nasional 'Kesulitan Bernapas'
bandar
A
A
A

JAKARTA - Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA) yang juga menjabat Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara, meminta pemerintah memproteksi maskapai nasional dari serbuan maskapai asing. Karena jika tidak diproteksi, akan mengancam masa depan penerbangan Indonesia. "Pemerintah harus memproteksi maskapai nasional. Jangan terlalu gampang memberikan slot kepada maskapai asing untuk airport kita dan juga ke hub kita," ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Kamis (17/1/2019).

Selain itu, Ari sebagai Ketua asosiasi maskapai nasional juga meminta pemerintah tidak menambah 'pemain' di dunia penerbangan Indonesia. Sebab, hal tersebut akan makin mempersulit kondisi maskapai nasional. "Dan juga jangan menambah pemain di maskapai nasional, karena ini sudah 11 maskapai nasional sudah megap-megap semua, jangan ditambah lagi," ujarnya.

Selain kepada pemerintah, Ari juga meminta kepada stakeholder terkait untuk membantu maskapai domestik bertahan hidup. Salah satu caranya dengan menurunkan biaya kebandarudaraan dan bahan bakar. "Kami hanya meminta, kalau meminta enggak harus memaksa. Kalau yang AP I dan II serta Airnav kita meminta (penurunan biaya kebandarudaraan) sekitar 30%, kalau Pertamina kita minta (harga avtur turun) 10%,” ujar Ari.

Baca Juga: YLKI: Bagasi Berbayar Jangan Lebihi Harga Tiket Pesawat

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement