nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mulai Besok Lion Cs Berlakukan Bagasi Berbayar

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 11:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 21 320 2007174 mulai-besok-lion-cs-berlakukan-bagasi-berbayar-TYNSLhbcYP.jpg Foto: Bagasi Berbayar Besok Berlaku (Okezone)

JAKARTA - Maskapai penerbangan berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) mulai menghapus layanan bagasi gratis. Setidaknya rencana ini akan dilakukan oleh tiga maskapai nasional yakni Lion Air, Wings Air, dan Citilink. Di mana penerapan tersebut akan dilakukan pada besok, Selasa 22 Januari 2019

"Karena memang sesuai regulasi dan sudah dilakukan sosialisasi selama 2 minggu, ya memang harus berlaku," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (21/1/2019).

 Baca Juga: INACA Sebut Bagasi Berbayar Tingkatkan Pendapatan 30%

Budi menjelaskan, persiapan maskapai penerbangan LCC yang akan melakukan bagasi berbayar tersebut sudah baik dan tidak ada masalah.

"Jadi untuk persiapan di maskapai itu, sudah baik," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai, keputusan beberapa maskapai penerbangan untuk menghapus layanan guna menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Bagasi berbayar itu pun dinilai sebagai salah satu inovasi yang dilakukan maskapai.

 Baca Juga: Izin Bagasi Berbayar Citilink Belum Keluar

Seperti diketahui, beberapa maskapai penerbangan berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) mulai menerapkan bagasi berbayar. Setidaknya hal ini dilakukan oleh tiga maskapai yakni Lion Air, Wings Air, dan Citilink.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, secara global persaingan bisnis di industri penerbangan sangat ketat. Keuntungan yang diperoleh tidak besar namun memiliki risiko tinggi.

 Baca Juga: Soal Bagasi Berbayar, Menhub: Upaya Maskapai Mempertahankan Bisnis

Ditambah lagi, kondisi harga avtur yang merupakan bahan bakar pesawat terus alami kenaikan, di masa itu maskapai juga tidak menaikkan harga. Kondisi ini semakin menekan keuntungan maskapai, sebab kenaikan beban operasional tak diimbangi dengan pendapatannya.

"Sehingga mereka dalam satu harga sepertinya marjinal sekali (batas tepi ke tidak menguntungkan)," katanya ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini