Pemerintah Segera Terbitkan Keppres Hari Menabung Nasional

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 21 Januari 2019 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 320 2007476 pemerintah-segera-terbitkan-keppres-hari-menabung-nasional-ZcfDirS3Sx.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution hari ini menggelar rapat koordinasi Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta.

Pada rapat tersebut, hadir Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng, Deputi bidang Jasa Keuangan Kementerian BUMN Gatot Trihargo dan Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sardjito.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sardjito mengatakan, bahwa rapat kali ini membahas terkait capaian-capaian yang dilakukan oleh DNKI 2018. Dan apa-apa yang akan DNKI lakukan di tahun ini.

"Tapi yang paling penting pada rapat itu, yakni rencananya akan ada Hari Indonesia Menabung. Jadi kita ingin supaya inklusif masyarakat Indonesia, terutama pelajar, semua punya rekening. Di mana rekening itu simpel, tidak ada biaya admin dan sebagainya," ujarnya, Senin (21/1/2019).

Baca Juga: 4 Trik Mudah Menabung untuk Kaum Milenial

Dia menjelaskan, saat ini mahasiswa semua sudah punya rekening, namun pelajar tidak semuanya. Termasuk pelajar di sekolah keagamaan. Mereka boleh pilih, misalnya NU maupun Muhammadyah bisa dengan berbasis syariah.

"Kita nantinya harus bekerjasama dengan Kemendikbud, Kemendag, supaya semua siswa di Indonesia punya rekening. Itu satu," tuturnya.

Kedua, lanjut dia, memahami keuangan inklusif itu tidak hanya soal rekening tabungan, di mana DNKI juga dorong supaya tidak ada dormant account (rekening tidur) yang punya account tapi tidak jalan. Dan DNKI harus budayakan mereka. Nanti dengan hari Menabung Nasional, setiap hari tertentu orang-orang akan menabung.

Baca Juga: OJK: Masyarakat Harus Gemar Menabung

"Nanti masyarakat Indonesia tidak hanya punya account tapi membudayakan mereka bisa saving. Karena kenyataannya, rasio tabungan terhadap produk domestik bruto (PDB) kita masih rendah. Sementara, pendapatan kita akan meningkat masyarakatnya, marginal propensif ? To save masih rendah," ungkapnya.

Maka itu, tutur dia, DNKI ingin budayakan hal tersebut. Di mana dahulu ada Taska dan Tabanas. "Sekarang kita akan berlakukan seperti itu lagi. Nanti bentuknya Keppres Insya Allah," jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa Hari Menabung Nasional itu akan diberlakukan pada Agustus 2019 dan akan melakukan proses tersebut secara massive.

"Jadi kita tadi sampaikan juga bahwa tim percepatan ke daerah. Supaya daerah-daerah bisa ngerti potensi daerahnya apa," pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini