Share

Bos BEI Ingatkan Pentingnya Keamanan Siber di Era Digitalisasi

Yohana Artha Uly, Okezone · Kamis 24 Januari 2019 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 278 2008763 bos-bei-ingatkan-pentingnya-keamanan-siber-di-era-digitalisasi-sWf4vP7i11.jpeg Dirut BEI Inarno Djajadi (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan pentingnya peningkatan keamanan siber atau cybersecurity di era digitalisasi saat ini. Sebab seiring perkembangan teknologi yang pesat, serangan siber atau cyberattack juga turut meningkat.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dalam forum diskusi yang bertema yang tema Cybersecurity in a Digital 4.0 Ecosystem.

Acara yang yang mengundang anggota bursa (AB) tersebut, dimaksudkan sebagai sosialisasi pentingnya mengetahui kondisi terkini terkait keamanan siber atau cybersecurity bagi perusahaan.

Inarno menjelaskan, Indonesia harus banyak belajar pada negara Finlandia yang memiliki cybersecurity terbaik di dunia, di samping mutu pendidikan negara itu juga jadi yang tertinggi di dunia.

Baca Juga: Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

"Finlandia terkenal dengan cybersecurity strategy yang sangat canggih," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Menurutnya, Indonesia tak bisa lagi hanya memegang paradigma sebagai negara besar dengan angkatan bersenjata dan kepolisian luar biasa. Saat ini, sudah saatnya meningkatkan keamanan siber.

"Percuma negara yang besar, kalau rentan terhadap cybersecurity, maka itu akan lemah," katanya.

ihsg

Inarno juga mengutip pernyataan tokoh dunia, Jack Ma, dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Pemilik Alibaba tersebut bilang bahwa revolusi teknologi jika tidak diikuti dengan seksama bisa mengakibatkan perang dunia ketiga.

"Jadi inilah pentingnya menguatkan cybersecurity dari serangan siber yang semakin meningkat. Ini untuk lindungi data dari ancaman akses ilegal maupun ancaman lainnya yang bisa ganggu industri pasar modal," kata dia.

BEI sendiri, lanjutnya, terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi namun tetap memperhatikan keamanan siber. "Sejak 2012 BEI mendapatkan ISO 2700, sehingga diharapkan bisa beri layanan terbaik dengan perhatikan keamanan siber," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini