nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Anak Usaha IPO, WIKA Incar Dana Segar Rp4 Triliun

Selasa 29 Januari 2019 11:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 29 278 2010772 2-anak-usaha-ipo-wika-incar-dana-segar-rp4-triliun-xvKkscxTNP.jpg Foto: Reuters

JAKARTA – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dan juga dalam rangka pengembangan anak usaha, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berencana membawa dua entitas anak usahanya, PT Wijaya Karya Realty dan PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi untuk go public pada tahun ini.

Direktur Keuangan Wijaya Karya SteveKosasih mengatakan, akan membawa Wijaya Karya Realty untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencananya, entitas anak itu akan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada semester I-2019.

”Wijaya Karya Realty akan IPO dengan menggunakan buku periode Desember 2018. Target dana yang diincar berkisar Rp1,5 triliun-Rp2 triliun,”ujarnya, dikutip Harian Neraca, di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Baca Juga: WIKA Bukukan 11 Kontrak Baru di Luar Negeri Senilai Rp6,56 Triliun

Sementara untuk Wijaya Karya Industri dan Konstruksi bakal IPO pada semester II-2019. Dana yang diincar tidak jauh berbeda dengan Wijaya Karya Realty. Dengan demikian, perseroan menargetkan sekira Rp3 triliun-Rp4 triliun dari dua aksi IPO anak usaha ini.

Steve menjelaskan, WIKA juga mempertimbangkan untuk melakukan aksi korporas irights issue di level anak usaha. Akan tetapi, pihaknya masih memantau perkembangan pasar dan tren harga dari entitas anak.

Sebagai informasi,Wika Realty memiliki fokus bisnis di bidang realty dan pembangunan properti yang juga mencakup jasa konsultasi, perencanaan, konstruksi dan jasa lansekap. Wika Realty telah mengembangkan beberapa perumahan perumahan sejak tahun 1985. Pada 2001, Wika Realty diversifikasi usaha. Sebelumnya fokus sebagai pengembang, lalu dikembangkan menjadi tiga bidang usaha, yaitu pengembangan realty, manajemen properti, dan jasa konstruksi.

Untuk mendukung bisnis properti khususnya pengelolaan gedung, Wijaya Karya menyerahkan berbagai aset tetap WIKA, seperti Office Towers dan Kawasan Industri untuk dikelola oleh Wika Realty. Unit properti saat ini juga mengelola aset non-induk dan mulai mengelola apartemen.

Baca Juga: Wijaya Karya Pede Capai Laba Rp3,01 Triliun

Kemudian unit jasa konstruksi didirikan untuk memenuhi peluang dalam bisnis ini. Sumber daya yang dibutuhkan tersedia, dan konstruksi difokuskan pada proyek-realty terkait seperti mal, pusat perdagangan, bangunan kantor, dan perumahan flats, serta rumah vertikal atau bangunan bertingkat tinggi.

Sementara itu, Wika Industri & Konstruksi didirikan pada 2010 sebagai upaya restrukturisasi melalui pembentukan anak perusahaan, PT WIKA Intrade Energi untuk memperluas unit bisnis konversi energi, yang bergerak dalam industri pemanasan matahari, dan produk konversi energi lainnya.

Sebelumnya, perseroan telah memiliki dua anak usaha yang telah melantai di BEI yakni PT Wijaya Karya Beton Tbk dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini