JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, tak perlu khawatir soal defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) yang kini sudah mencapai kisaran level 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menurutnya, yang terpenting untuk menjaga perekonomian dengan adanya transaksi modal dan finansial (capital inflows) yang terus masuk ke Tanah Air.
"Kalau CAD kita 3%, its oke, enggak usah bingung, enggak usah gundah gulana. Yang penting kita bisa mendatangkan inflows capital account," katanya dalam acara Dialog Ekonomi Perbankan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (30/1/2019).
Baca Juga: Mantan Menkeu Sebut Tak Masalah Transaksi Berjalan Defisit, Ini Penjelasannya
Dengan masuknya modal asing tersebut maka neraca pembayaran akan mengalami surplus. Hal tersebut baik bagi sistem keuangan Indonesia.
Dia menyatakan, seperti pada kuartal IV 2018 mengalami surplus USD5 miliar. Kondisi ini didorong adanya investasi yang masuk di sepanjang akhir tahun lalu.
"Sehingga nilai tukarnya menjadi baik karena fundamentalnya baik, inflasi juga rendah (3,13% di 2018)," imbuhnya.
