Banyak Pekerja China di Morowali, Ini Jawaban Menko Luhut

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 31 320 2011968 banyak-pekerja-china-di-morowali-ini-jawaban-menko-luhut-VtwqVsKHqS.jpg Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membantah mengenai isu banyaknya tenaga kerja asing dari China di Kawasan Industri Morowali. Menurutnya, tenaga kerja yang berada di Kawasan Industri Morowali merupakan tenaga kerja lokal.

Bahkan, kata Luhut, mayoritas tenaga kerja yang berada di sana merupakan lulusan dalam negeri. Apalagi, pemerintah juga bekerjasama dengan Institute Teknologi Bandung (ITB), supaya lulusannya bisa bekerja di kawasan industri tersebut.

"Saya bilang harus tenaga kerja dalam negeri, orang Indonesia. Kerjasama dengan ITB," ujarnya di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Baca Juga: Jumlah Tenaga Kerja Asing di RI Masih Terkendali

Luhut menambahkan, mengenai penyediaan tenaga kerja saat ini, pemerintah sudah memberikan peluang kepada tenaga lokal. Banyak sekali wilayah industri yang memiliki skala besar yang bisa menyerap tenaga kerja lokal.

Sebagai salah satu contohnya kawasan industri seperti Morowali hingga Kawasan Bekasi, Karawang dan Purwakarta (Bekapur). Dari data Kementerian Keuangan menyebut adanya petambahan tenaga kerja dikisaran 10.000.

"Saya lihat bagus, saya megang Morowali, Bekapur megang lagi 4 koridor. Menurut saya angka (pertambahan tenaga kerja) banyak," ujarnya.

Baca Juga: Menaker: Investasi China di Morowali Serap 25 Ribu Pekerja Lokal

Dalam beberapa tahun ke depan, jumlah tenaga kerja akan semakin banyak lagi. Sebab untuk Kawasan Morowali saat ini sudah ada 41.000 lapangan kerja yang disediakan untuk tenaga lokal.

Angka tersebut bahkan diperkirakan meningkat dalam 5 tahun ke depan hingga 100.000 lapangan kerja. Sementara itu, untuk kawasan industri Bekapur serapan tenaga kerja lokalnya sudah mencapai 10.000.

"Kalau tadi Ibu Ani bikin pertambahan lapangan kerja 10.000 sekian, saya kira mungkin angka itu perlu di update. Karena Morowali saja sudah sekitar 31.000, dan tahun ini 41.000 dan lima tahun ke depan 100.000. Bekapur akan 10.000," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini