Share

Dapat Dana Segar Rp14 Triliun, Go-Jek Lebarkan Sayap ke Vietnam hingga Thailand

Rikhza Hasan, Jurnalis · Jum'at 01 Februari 2019 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 01 320 2012387 dapat-dana-segar-rp14-triliun-go-jek-lebarkan-sayap-ke-vietnam-hingga-thailand-4fpeOPmDbZ.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Go-Jek Indonesia telah menyelesaikan penutupan pertama dari upaya penggalangan dana Seri F yang sedang berlangsung pada hari ini. Go-Jek tak menyebutkan besaran dana segar yang dikumpulkan.

Perusahan mengatakan kepada CNBC, Go-Jek mengumpulkan lebih dari USD1 miliar atau Rp14 triliun (kurs Rp14.000 per USD) di penutupan putaran pertama pendanaan Seri F. Beberapa investor untuk Go-Jek, yaitu perusahaan teknologi seperti Google dan Tencent. Selain itu, ada juga perusahaan e-commerce China seperti JD.com dan Mitsubishi Corporation dari Jepang.

Go-Jek mengatakan, hasil penjualannya akan digunakan untuk memperluas jaringan Go-Jek di pasar dalam negeri dan juga untuk memperluas jaringan pasar di Singapura, Vietnam, dan Thailand.

“Kami mulai dengan jasa angkut penumpang, tetapi dalam waktu yang singkat, dapat menjaring usaha lain seperti transportasi, pengiriman makanan, pembayaran melalui ponsel, pengiriman logistik, dan layanan pedagang,” ujar CEO Go-Jek Nadiem Makarim, dikutip dari laman CNBC, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Baca Juga: Komentar Go-Jek soal Regulasi yang Disiapkan Pemerintah

Dia juga mengatakan, sangat bersemangat untuk memperluas jaringan ke banyak negara. “Ketika kami berekspansi secara internasional, kami bersemangat untuk memperluas visi kami ke lebih banyak negara dan pada saat yang sama menempatkan Indonesia di peta sebagai pusat regional untuk inovasi teknologi,” katanya.

Asal tahu saja, Go-Jek hadir di 204 kota dan beberapa kota di 5 negara di Asia Tenggara. Saat ini juga perusahaan transportasi online itu memiliki lebih dari 2 juta pengemudi dan sekitar 400.000 pedagang yang terdaftar dalam platformnya.

Go-Jek juga memiliki persaingan langsung dengan perusahaan jasa transportasi lain seperti Grab. Pasalnya Grab telah mengumumkan kemitraannya dengan layanan streaming video, Hooq pada awal pekan ini.

Baca Juga: Pemerintah Bantu Go-Jek Mengaspal hingga Filipina

Kabarnya, Grab telah mengumpulkan dana sebesar USD3 miliar sejak tahun lalu yang disebabkan oleh naiknya potensi pasar digital di Asia Tenggara.

Menurut laporan dari Google dan Tamasek, e-commerce di Asia Tenggara diperkirakan akan melebihi sekitar USD240 miliar pada 2025.

Go-Jek mengatakan, setelah penutupan penggalangan dana Seri F, pihaknya akan mempertahankan kontrol atas proses pengambilan keputusan dan arahan perusahaan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini