Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atasi Kemacetan, Bogor Bangun Terminal Batas Kota

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 04 Februari 2019 |11:54 WIB
   Atasi Kemacetan, Bogor Bangun Terminal Batas Kota
Foto: Okezone
A
A
A

Kepala Bidang Teknik Angkutan dan Terminal Dishub Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi memaparkan pembangunan terminal perbatasan ini juga sebagai upaya meningkatkan pelayanan bidang transportasi.

“Ya, kita sejak awal memang akan membangun empat terminal di wilayah perbatasan. Bahkan, sempat dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bogor terkait revisi peraturan daerah (perda) pembangunan terminal 4 terminal antara lain wilayah Ciawi, Jonggol, Cariu, dan Dramaga,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu menjadi prioritas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat mengingat area pertumbuhan penduduk semakin meningkat. Untuk itu, infrastruktur sebagai kebutuhan juga otomatis harus ditingkatkan.

Dudi menambahkan, pembangunan terminal sudah direncanakan dan melalui beberapa tahapan. “Kalau di Jonggol tahun ini memasuki tahap pembebasan lahan, yang di Parung sudah mulai pembangunan pagar, yang di Ciawi sedang dikaji untuk penetapan lahannya,” katanya.

Pihaknya tidak menargetkan pembangunan terminal itu bisa diselesaikan dalam kurun waktu tertentu, tapi menurut nya lebih cepat lebih bagus.

“Kami tidak menargetkan selesainya kapan, karena akan tergantung pada kemampuan anggarannya,” katanya.

Berdasarkan data Dishub Kabupaten Bogor, jumlah angkutan umum atau angkot di Kabupaten Bogor pada 2017 mencapai 6.732 unit. Sedangkan data Dinas Perhubungan Kota Bogor, jumlah angkot yang beroperasi di Kota Bogor mencapai 3.412 unit.

Adapun titik kemacetan di Kabupaten Bogor data 2018 ada 83 titik tersebar di 13 kecamatan, yakni 10 titik di Kecamatan Cileungsi, Gunung putri 7 titik, Citeureup 7 titik, Cibinong 7 titik, Bojonggede 6 titik. (Haryudi)

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement