nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Realisasi Investasi di Jakarta Naik 5,1% Setara Rp114,2 Triliun

Jamilah, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 16:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 04 320 2013661 realisasi-investasi-di-jakarta-naik-5-1-setara-rp114-2-triliun-BWIH20oJLY.jpg Foto: 15,8% Realisasi Investasi RI Berada di DKI Jakarta

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp721,3 triliun selama 2018. Sebesar 15,8 % atau Rp114,2 triliun merupakan realisasi investasi dengan lokasi proyek di DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, realisasi investasi di DKI Jakarta tahun 2018 mencapai Rp114,2 triliun meningkat sebesar 5,1 % dibandingkan realisasi investasi tahun 2017 lalu sebesar Rp.108,6 triliun” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Baca Juga: Investasi Asing Loyo, Menko Luhut: Enggak Masalah

Edy menjelaskan bahwa capaian realisasi investasi DKI Jakarta tahun 2018 telah melampaui 122,6 % dari target 2018 yang telah ditetapkan, yaitu Rp93,1 triliun. Pencapaian ini merupakan bukti komitmen menjadikan Ibukota sebagai primadona investasi.

"Besarnya jumlah realisasi investasi PMA dan PMDN yang berhasil kita capai menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat berkomitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai primadona investasi," ujar Edy.

Berdasarkan data BKPM, DKI Jakarta menduduki peringkat tertinggi di Indonesia dalam realisasi investasi PMDN periode tahun 2018, sebesar Rp49,1 triliun. Sementara, realiasi investasi PMA sebesar USD4,9 miliar. Adapun lima sektor yang paling diminati investor PMDN dan PMA di DKI Jakarta, yaitu transportasi, gudang dan telekomunikasi, konstruksi, listrik, gas dan air, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, Industri makanan.

Baca Juga: Investasi Asing Turun, Sri Mulyani: Karena Gejolak Ekonomi

Ketika dibandingkan dengan pencapaian realisasi investasi secara nasional yang tidak mencapai target, Edy bersyukur bahwa kinerja DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta tahun 2018 lalu dapat mencapai target realisasi investasi dan tetap mengalami kenaikan. Dirinya pun optimis di tahun 2019, DKI Jakarta dapat mencapai target realisasi investasi yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jakarta periode 2018-2022, yaitu sebesar Rp100,2 triliun.

“Selama dua tahun ini Jakarta telah melampaui target realisasi investasi, bahkan di saat pertumbuhan investasi melambat di tahun 2018, kami tetap mencapai target dan mengalami kenaikan. Pada tahun 2019 ini, kami harapkan Jakarta dapat menjadi primadona investasi di kawasan ASIA,” ujar Edy.

Edy pun memaparkan berbagai strategi yang dilakukan oleh pihaknya untuk menjadikan Jakarta sebagai primadona investasi di ASIA, diantaranya aktif dalam kegiatan – kegiatan promosi investasi baik di dalam maupun di luar negeri, mengadakan kegiatan Business Forum di Luar Negeri dengan tujuan menawarkan potensi dan peluang investasi melalui kebijakan pemanfaatan skema KPDBU (Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha) serta penguatan Jakarta Investment Center di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta sebagai pintu gerbang para investor untuk menanamkan modalnya di Jakarta.

“Kami siap melakukan asistensi dengan menawarkan berbagai peluang investasi sehingga para investor bukan hanya melakukan investasi tetapi juga dapat merealisasikan investasinya di Jakarta,” kata Edy.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini