Kajian UNCTAD tersebut memperkirakan, perusahaan-perusahaan AS hanya akan menangkap 6% dari USD250 miliar ekspor China yang terpengaruh. Sementara perusahaan-perusahaan China akan memperoleh 12%, namun dengan biaya perdagangan yang lebih tinggi.
Negara-negara lain diperkirakan akan menangkap 82% dari nilai ekspor China senilai USD250 miliar dan 85% dari ekspor AS senilai USD85 miliar yang terkena tarif. "UE akan menangkap UD70 miliar dari perdagangan AS-China. Jepang, Meksiko, dan Kanada masing-masing akan memperoleh lebih dari USD20 miliar," ujarnya.
(Sindonews)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.