nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi RI 2018 Tumbuh 5,17%, Menko Darmin: Kok Persis dengan Saya Bilang

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 06 Februari 2019 13:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 06 20 2014333 ekonomi-ri-2018-tumbuh-5-17-menko-darmin-kok-persis-dengan-saya-bilang-cGBDFd8ScU.jpg Foto: Menko Darmin (Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV 2018 sebesar 5,18%. Lebih rendah dibandingkan kuartal IV 2017 yang sebesar 5,19% (year on year/yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dengan realisasi ini maka pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan adalah sebesar 5,17%. Angka ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 5,07%.

Terkait hal itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2018 sebesar 5,17% itu sesuai dengan prediksinya.

"Kok persis bener dengan yang saya bilang ya. Itu felling atau perasaan saya saja sih," ujarnya sambil tersenyum di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta, Rabu (6/2/2019).

 Baca Juga: Bisikan Darmin ke Presiden Jokowi dan Ekonomi RI Tumbuh 5,17%

Menurutnya, pertumubuhan ekonomi 5,17% ini disebabkan beberapa hal seperti ekonomi dunia sedang tidak baik yang berpengaruh pada ekspor.

"Tapi di pihak lain ekonomi kita kuartal IV itu lebih tinggi sebetulnya dari kuartal III dan kuartal II. Itu seasonal-nya gitu dia. Kalau dua-duanya dipertemukan ya sambil aja sama dengan kuartal yang lalu," tuturnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan kerja keras untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi tahun ini yang lebih baik. "Ya kita kerja keras dong. Kalau kita enggak kerja keras ya enggak bisa. Kita tadi pagi juga ada acara kita sedang nyiapin kebijakan di bidang ekspor," katanya.

 Baca Juga: China Jadi Biang Kerok Ekonomi RI 2018 Meleset dari Target

Dia menambahkan, Pemerintah saat ini fokus dulu kepada prosedur-prosedur ekspor dan logistik. kemudian itu pun kalau industrinya belum akan cepat.

"Kta masih memperbaiki apa yang ada aja dulu, pokoknya mendorong memberikan dukungan supaya ekspornya membaik tapi ya sembari begitu kita akan urusi industrinya," jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini