nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump: David Malpass Orang yang Tepat Jadi Bos Bank Dunia

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 07:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 07 20 2014676 trump-david-malpass-orang-yang-tepat-jadi-bos-bank-dunia-c7IUB7cVZE.jpg Foto: Presiden AS Donald Trump (AP)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memilih David Malpass selaku wakil menteri untuk urusan internasional di Departemen Keuangan AS sebagai kandidat dari AS untuk calon presiden Bank Dunia berikutnya.

"David Malpass sebagai orang yang sangat luar biasa," kata Trump sebuah pernyataan di Gedung Putih seperti dilansir Xinhua, Kamis (7/2/2019).

Trump kini mencari pengganti sepadan Jim Yong Kim yang tiba-tiba mengundurkan diri sebagai Presiden Bank Dunia pada awal Januari dan efektif 1 Februari.

"Saya tahu bahwa Malpass adalah orang yang tepat untuk mengambil pekerjaan yang sangat penting ini," kata Trump.

Baca Juga: Donald Trump Pilih David Malpass Jadi Kandidat Presiden Bank Dunia

Trump mengatakan, Malpass telah menjadi penyokong kuat untuk akuntabilitas di Bank Dunia, dan bahwa dia telah berjuang untuk memastikan pembiayaan difokuskan pada tempat-tempat dan proyek-proyek yang benar-benar membutuhkan bantuan, termasuk orang-orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Malpass harus disetujui oleh dewan direktur eksekutif Bank Dunia untuk memimpin pemberi pinjaman pembangunan internasional itu.

Menyusul pernyataan-pernyataan Trump, Malpass, yang telah mengkritik Bank Dunia sebelumnya, mengucapkan terima kasih kepada presiden karena telah memilihnya untuk memimpin lembaga pembangunan utama dunia.

Malpass sebelumnya menyoroti peningkatan modal USD13 miliar an reformasi lain yang disahkan pemegang saham Bank Dunia pada April 2018

"Dengan pemegang saham dan staf yang berdedikasi, sekarang ada peluang besar untuk mengimplementasikan reformasi konstruktif ini yang akan mengarah pada pertumbuhan yang lebih cepat dan kesejahteraan yang lebih besar," katanya.

 Baca Juga: Mantan Dubes PBB Nikki Haley Jadi Kandidat Presiden Bank Dunia

Dia menambahkan tujuan utama adalah untuk memastikan bahwa perempuan mencapai partisipasi penuh di negara-negara berkembang.

Calon-calon yang dipilih oleh Washington, pemegang saham terbesar Bank Dunia dengan 16% kekuatan memilihnya, semuanya berakhir dengan menduduki jabatan kepemimpinan sejak lembaga itu didirikan pada tahun 1944.

Tradisi yang telah lama dipegang ini mempertanyakan kredibilitas organisasi, mengingat bahwa kontribusi total negara-negara emerging markets dan negara-negara berkembang terhadap pertumbuhan ekonomi global, jauh lebih besar daripada yang dimiliki negara-negara maju dalam beberapa tahun terakhir.

Mulai Kamis (7/2), dewan direktur eksekutif Bank Dunia akan menerima nominasi hingga 14 Maret, dan kemudian memilih seorang sebagai presiden menjelang Pertemuan Musim Semi IMF dan Bank Dunia, yang ditetapkan pada 12-14 April di Washington.

"David telah lama menjadi penganjur kebijakan pro-pertumbuhan," kata pejabat senior pemerintah lainnya ketika mengomentari pencalonan Malpass.

"Dalam peran barunya, dia akan bekerja menuju pertumbuhan bersama yang luas di negara-negara yang paling membutuhkannya, dan dia akan fokus membangun dan memperluas kelas menengah yang kuat di negara-negara berkembang," pejabat itu menambahkan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini