nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ma'ruf Amin: Keuangan Syariah Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 13:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 13 20 2017296 ma-ruf-amin-keuangan-syariah-mampu-dorong-pertumbuhan-ekonomi-sk9lZlrH0Y.jpeg Ma'ruf Amin (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin mengatakan kemajuan teknologi harus mampu dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan keuangan syariah, dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip syariah dan kemaslahatan umat.

"Beberapa contoh, misalnya sistem produksi dan rantai nilai dalam sektor industri halal, yang antara lain ditunjukkan pada tingkat efisiensi proses dengan adanya penerapan teknologi digital," ujar Ma'ruf Amin saat menjadi pembicara kunci dalam seminar bertajuk "Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam" di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dilansir dari Antaranews.com, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Inklusi Keuangan Syariah Lebih Cepat dengan Digitalisasi

Sementara itu dari sisi keuangan, lanjutnya, aplikasi fintech (finansial teknologi) yang diterapkan sesuai dengan prinsip dan nilai ekonomi syariah tidak hanya berjalan pada sektor keuangan syariah komersial, namun juga dapat mencakup implementasi pada keuangan sosial syariah seperti pengumpulan dan penyaluran zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf.

Menurut Ma'ruf Amin, ekonomi syariah harus menjadi jadi pemicu bagi penguatan ekonomi nasional karena ekonomi syariah merupakan dasar dari pemberdayaan ekonomi umat. "Antara pemberdayaan ekonomi umat dan ekonomi syariah itu saling menopang," katanya.

maruf

Ia menuturkan, ekonomi syariah akan kuat jika umat diberdayakan. Umat yang dimaksud tentunya adalah seluruh umat beragama yang saling berinteraksi dalam bingkai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ma'ruf Amin menilai, ekonomi umat bukanlah milik umat Islam semata. Ketika ekonomi umat dikembangkan dalam koridor umat Islam sebagai mayoritas, tidak berarti mengesampingkan umat minoritas.

"Mengembangkan ekonomi umat berarti memberdayakan semuanya, menitikberatkan pada pemerataan, keadilan sosial, dan kepedulian guna memperkecil ketimpangan ekonomi saat ini," ujar Ma'ruf Amin.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini