nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sahamnya Anjlok 63%, Miliarder Ini Terdepak dari Daftar Orang Terkaya Hong Kong

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 15:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 14 320 2017945 sahamnya-anjlok-63-miliarder-ini-terdepak-dari-daftar-orang-terkaya-hong-kong-kp12IUdbPX.jpg Spencer Fung (Foto: Forbes)

JAKARTA - CEO Li & Fung Spencer Fung telah mengarahkan perusahaannya yang berusia 113 tahun melalui hal paling sulit dalam sejarahnya.

Saham perusahaan jatuh ke level terendah selama 20 tahun dekati 1,3 dolar Hong Kong pada 1 Februari atau turun 63% selama 12 bulan. Ayahnya, Victor dan pamannya, William yang tahun lalu masuk ke dalam daftar dengan kekayaan gabungan USD3,3 miliar, kini merosot dengan kekayaan tidak sampai USD1,27 miliar.

Setelah empat tahun mengalami penurunan pendapatan, Li & Fung membukukan kerugian sebesar USD309 juta pada 2017. Dia kembali bangkit pada tahun lalu dengan laba bersih semester pertama sebesar USD50 juta, tetapi angka ini masih turun 19% dibandingkan periode yang sama di 2017.

Baca Juga: Miliarder Properti Hong Kong Meninggal, Anak hingga Ibunya Mendadak Kaya Raya!

Perang dagang AS-China yang meningkat menimbulkan ancaman baru. Untuk mengatasinya, Fung sekarang mempelopori upaya untuk mengembangkan teknologi canggih seperti desain berbantuan 3D dan mendigitalkan operasi rantai pasokan untuk membantu pelanggan dan pedagang online melacak inventaris secara real time.

Kunci untuk selamat dari perang dagang, kata Fung, adalah diversifikasi. Strategi Li & Fung telah lama menawarkan fasilitas pembuatan cadangan yang dapat diubah oleh pelanggan jika situasinya surut di basis produksi utama.

Baca Juga: Punya Rp32 Triliun, Miliarder Hong Kong Ini Adu Untung Bisnis Judi di Jepang

Di Asia, Li & Fung memiliki pemasok tidak hanya di China, tetapi juga Bangladesh, Vietnam, India, dan Indonesia.

Fung pun tetap optimis bahwa Li & Fung dapat bangkit kembali hingga membawa kemungkinan keluarganya akan kembali ke jajaran 50 orang terkaya di Hong Kong.

Sebagai informasi, Fung adalah CEO kesembilan dari perusahaan kakek buyutnya, Fung Pak-Liu yang mendirikan pada tahun 1906. “Apa yang terjadi sekarang adalah sesuatu yang kami alami selama 40 tahun terakhir,” kata Fung dalam wawancaranya dengan Forbes.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini