nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bulog Ungkap Alasan Indonesia Mampu Ekspor Beras ke Malaysia

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 18:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 14 320 2018041 bulog-ungkap-alasan-indonesia-mampu-ekspor-beras-ke-malaysia-eyKem5pPOE.jpg Beras Bulog (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perusahaan Umum Badan Urusan Logisitik (Perum Bulog) berencana melakukan ekspor beras menuju negara-negara tetangga, seperti Malaysia hingga Filipina.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik (OPP) Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan, langkah ekspor dilakukan agar gudang milik Perum Bulog bisa kembali kosong, sehingga ke depannya bisa menyerap hasil panen dari petani.

Menurut Tri, saat ini stok beras di gudang Bulog sudah terlampau berlebih karena penyerapan dalam negeri tinggi tidak sebanding dengan kapasitas gudang yang dimiliki oleh perseroan.

Bulog diberi penugasan Kementerian Pertanian untuk menyerap setidaknya 10% atau sekitar 1,4 juta ton beras di awal 2019. Hal tersebut setelah munculnya klaim data bahwa potensi produksi beras per Januari hingga Maret mencapai 14,2 juta ton.

Baca Juga: Diminta Serap Produksi Petani, Bulog Kesulitan Salurkan Stok Beras

Adapun masing-masing rincaiannya sebesar 2,4 juta ton pada Januari, kemudian 4,5 juta ton Februari. Sementara pada Maret 2019 potensi produksinya mencapai 7,3 juta ton.

"Makanya Pak Buwas (Dirut Bulog) sedang sibuk mencari pasar di luar negeri untuk ekspor. Apakah bisa diterima dari sana atau tidak nanti kita lihat kualitasnya," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Saat ini stok yang ada di gudang milik Bulog sebanyak 1,9 juta ton. Berdasarkan data potensi produksi beras per Januari hingga Maret mencapai 14,2 juta ton. Sedangkan kapasitas milik Bulog hanya sekitar 4 juta ton dengan kapasitas yang bisa dipakai yakni 3,6, juta ton.

"Kan stok kita saat ini 1,9 juta ton," ucapnya.

Baca Juga: Bulog Akan Ekspor Beras, Ombudsman: Pemerintah Harus Hati-Hati

Sebagai informasi, dalam rapat di DPR kemarin, Buwas menjelaskan rencana ekspor tersebut dilakukan agar pihaknya tidak kesulitan untuk melakukan pengadaan dalam negeri. Sebab, bila gudang penuh maka pihaknya tidak bisa lagi menyerap gabah petani

Buwas menambahkan, sudah ada beberapa negara yang berminat membeli beras Bulog. Namun dirinya belum menyebutkan secara rinci negara mana saja, namun dirinya memastikan ada tiga negara yang semuanya berasal dari Asia Tenggara.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini