Di antara pertimbangan yang mendorong penurunan tarif LRT adalah karena melihat perkiraan potensi penumpang yang masih besar, yakni mencapai 500.000 penumpang per hari.
“Trasenya sendiri bakal memecahkan masalah kemacetan di DKI (Daerah Khusus Ibu kota) Jakarta dengan pergerakan kereta tidak lagi dikendalikan masinis yang akan sangat efisien,” katanya.
Sekadar informasi, LRT Jabodebek ditargetkan bisa diuji coba pada Juni 2019. Pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan, pembangunan jalur LRT masih lebih murah bila dibandingkan dengan negara-negara lain.
Dengan tarif sebesar Rp12.000, diharapkan masih punya potensi lain untuk bisa dikembangkan. Misalnya memanfaatkan konsep transit ori ented development (TOD).