nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Smartfren Siapkan Belanja Modal USD200 Juta Tahun Ini

Kamis 21 Februari 2019 12:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 21 278 2020952 smartfren-siapkan-belanja-modal-usd200-juta-tahun-ini-d9p1qf27WO.jpg Ilustrasi Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar USD200 juta. Di mana belanja modal tersebut akan didanai dari kas internal dan pinjaman bank.

”Dengan capex tahun ini US$ 200 juta, diharapkan target pendapatan tahun ini di atas 10% dapat tercapai,”kata Sekretaris Perusahaan Smartfren Telecom, James Wewengkang , dikutip dari Harian Neraca, di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Selain dari kas internal untuk mendanai belanja modal, perseroan juga masih mengantongi izin dari pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi, seperti penerbitan Waran Seri II sebesar Rp3,6 triliun dan penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu PMT-HMETD berupa penerbitan Obligasi Wajib Konversi IV senilai Rp1,2 triliun.

Diakui James, belanja modal digunakan untuk menunjang ekspansi bisnis. Pasalnya, perseroan masih membutuhkan investasi yang cukup besar, meskipun masih merugi saat ini. Kinerja perseroan per Desember 2018 masih mencatatkan kerugian. Adapun, pada periode yang berakhir 30 September 2018, FREN membukukan pendapatan sebesar Rp3,95 triliun, meningkat 19% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp3,32 triliun.

Baca Juga: Rights Issue Smartfren Telecom Direstui Pemegang Saham

Pada periode tersebut, rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perusahaan yaitu Rp2,5 triliun, mengecil 11,1% secara yoy.

Sementara itu, jumlah beban usaha naik 20,37%, dan rugi kurs perseroan melonjak 857,07% ke level Rp573,39 miliar. Menyadari ketatnya bisnis telekomunikasi dan investasi yang besar, perseroan mengungkapkan terbuka untuk konsolidasi.

Kata Presiden Direktur PT Smartfren Telecom Tbk, Merza Fachys, perseroan tengah berdiskusi mengenai peluang konsolidasi dengan sejumlah operator telekomunikasi tanah air lainnya. Menurutnya, konsolidasi memang menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi industri telekomunikasi.

”Analisais konsolidasi telekomunikasi akan seperti apa ya sama-sama kita tunggu, siapa dengan siapa yang cocok,” ujarnya.

Baca Juga: Bayar Utang, Smartfren Telecom Bakal Rights Issue

Selain itu, Merza menambahkan, isu konsolidasi perusahaan telekomunikasi telah terdengar sejak pemerintah berencana mengambil langkah untuk mengefisienkan industri telekomunikasi.

“Pembicaraan [efisiensi industri telekomunikasi itu] hingga hari ini belum ada satu pun yang berakhir di hitam-putih, karena tidak mudah baik secara analisis maupun analisis teknikal,” imbuh Merza.

Dengan demikian, dia mengaku FREN juga masih menantikan akhir dari wacana konsolidasi tersebut sambil meyakinkan bahwa semua aspek, baik fundamental maupun teknikal, masuk ke dalam diskusi-diskusi yang masih berlangsung.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini