Dilarang Ekspor, Amman Mineral Diminta Lengkapi Syarat!

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 28 Februari 2019 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 28 320 2024061 dilarang-ekspor-amman-mineral-diminta-lengkapi-syarat-kShoJnjU14.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum memberikan rekomendasi izin ekspor konsentrat kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Padahal izin ekspor Amman Mineral sudah habis pada 21 Februari 2019.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap rekomendasi izin tersebut. Untuk sementara, PT Amman Mineral belum bisa melakukan ekspor konsentrat sampai izin ekspor terbit.

“(Izin ekspor PT Amman) Masih dievaluasi,” ujarnya, saat ditemui dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian BUMN di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Tak Ada Investor Baru di Sektor Tambang, Begini Penjelasan KESDM

Bambang menambahkan, masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu oleh perusahaan. Apabila syarat itu dipenuhi maka pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi tersebut.

“Persyaratannya dimasukan dulu. Kalau sudah memenuhi syarat ya dikeluarkan (rekomendasi izin)," ucapnya.

Menurut Bambang, pihaknya tidak akan mempersulit pemberian izin kepada perusahaan tambang. Jika seluruh persyaratan sudah memenuhi, pihaknya tidak akan menunda-nunda untuk memberikan rekomendasi ekspor.

"Intinya gitu. Kalau lengkap pasti dikeluarkan. Ngapain ditahan-tahan,” ucapnya.

Baca Juga: Langgar Aturan DMO, 10 Perusahaan Tambang Kena Penalti

Sebagai informaai, PTAMNT diketahui telah mengajukan kuota ekspor konsentrat tembaga untuk periode Februari 2019-Februari 2020 sebanyak 336.000 ton.

Pada periode sebelumnya, PTAMNT mengantongi kuota ekspor sebanyak 450.826 ton konsentrat tembaga. Meski ekspor terhenti, kegiatan operasional masih berjalan normal.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini