Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Februari Deflasi, Harga Daging Ayam hingga Cabai Merah Turun

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Jum'at, 01 Maret 2019 |10:24 WIB
 Februari Deflasi,  Harga Daging Ayam hingga Cabai Merah Turun
Foto: BPS Umumkan Februari Deflasi 0,08% (Yohana/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Februari 2019 terjadi deflasi sebesar 0,08% (month to month/mtm). Laju ini lebih terkendali dari Januari 2018 yang mengalami inflasi sebesar 0,32%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Yunita Rusanti menjelaskan, deflasi terjadi karena penurunan harga pada kelompok bahan makanan. Kelompok ini menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi diantara kelompok pengeluaran lainnya.

"Bahan makanan mengalami delasi 1,11% dengan andil pada deflasi nasional sebesar 0,24%. Ini satu-satunya yang mengalami deflasi, kelompok yang lainnya inflasi," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

 Baca Juga: Februari 2019 Diprediksi Deflasi 0,05%

Adapun komoditas yang mengalami deflasi yakni daging ayam ras dan cabai merah masing-masing sebesar 0,06%, lalu telur ayam ras sebesar 0,05%, bawang merah sebesar 0,04%, cabai rawit sebesar 0,02%. Serta ikan segar, wortel, jeruk, masing-masing memiliki andil deflasi 0,01%

Meski demikian, pada kelompok bahan makanan beberapa komoditas juga mengalami inflasi antara lain beras, mie kering instan, dan bawang putih. "Tapi andil ke inflasinya kecil, masing-masing 0,01%," ujarnya.

Sementara itu, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau terjadi inflasi 0,31% dengan andil 0,06%. Komoditas yang memberi andil inflasi yakni nasi dengan lauk pauk dan rokok kretek filter yang masing-masing sebesar 0,01%.

 Baca Juga: BPS: Februari 2019 Deflasi 0,08%

Untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami inflasi 0,25% dengan andil 0,06%. Sementara inflasi kelompok kesehatan sebesar 0,36% dengan andil 0,01%.

Lalu kelompok sandang inflasi sebesar 0,27% dengan andil 0,01%. Serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,11% dengan andil 0,01%.

Adapun pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami inflasi sebesar 0,05% dengan andil sebesar 0,01%. Di mana pada kelompok ini tarif angkutan udara dan harga mobil menjadi komoditas penyumbang inflasi.

Sedangkan komoditas bensin mengalami deflasi 0,03% karena penurunan harga khususnya pada non subsidi yakni pertamax, pertamax turbo yang turun sejak bulan Februari.

"Jadi inflasi kelompok ini lebih kerena kenaikan tarif angkutan udara sebesar 0,03% dan mobil harga sebesar 0,01%," katanya.

Dengan demikian, tingkat untuk inflasi komponen inti pada Januari-Februari 2019 tercatat sebesar 0,56% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 3,06%.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement