nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan Semen Baturaja Terkoreksi 1%

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 11:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 05 278 2025945 penjualan-semen-baturaja-terkoreksi-1-hDAaA58pyk.jpg Foto: Okezone

PALEMBANG - PT Semen Baturaja (persero) Tbk (SMBR) pada Januari 2019 mencatatkan pendapatan Rp150,2 miliar atau tumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp141,8 miliar, meskipun volume penjualan semen perseroan sedikit terkoreksi 1% dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim mengatakan, terkoreksinya volume penjualan semen tersebut disebabkan melambatnya permintaan semen awal 2019. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) pada Januari 2019, demand semen nasional turun 1,3% di bandingkan periode yang sama pada 2018. Begitu pula dengan demand semen di Sumatera yang juga turun 2,7% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Laba Semen Baturaja Merosot 48,12%

“Hal ini dipengaruhi oleh kondisi curah hujan yang cukup tinggi dan banyaknya proyek pembangunan infrastruktur yang belum mulai awal tahun,” kata Jobi dalam keterangan rilisnya kemarin.

Sementara terkait rencana investasi SMBR, pada pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang digelar Senin (25/2/2019) Bupati Sarolangun, Jambi, H Cek Endra telah menerbitkan izin lokasi pembangunan pabrik semen Baturaja yang diserahkan secara langsung kepada Direktur Utama SMBR Jobi Triananda Hasjim sebagai dukungan pemerintah daerah untuk percepatan proyek produsen semen pelat merah tersebut.

Baca Juga: Bangun Pabrik Baru, Semen Baturaja Kantongi Izin Pemda

“Dengan telah diterbitkannya izin lokasi pembangunan pabrik tersebut, sangat membantu progres percepatan pembangunan pabrik di Kabupaten Sarolangun yang menjadi salah satu proyek strategis di Provinsi Jambi,” tambahnya.

Menurut Jobi Triananda, pembangunan pabrik semen Baturaja di Sarolangun ini akan berdampak luas pada peningkatan perekonomian masyarakat, peningkatan pendapatan daerah, dan ditambah dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja serta menunjang kebutuhan semen bagi proyek infrastruktur pemerintah dan swasta.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini