nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LPS Jamin Dana Haji jika Ada Akad Wakalah

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 15:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 06 320 2026606 lps-jamin-dana-haji-jika-ada-akad-wakalah-j2JNxlIFza.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan, simpanan dana nasabah untuk kegiatan haji pada perbankan syariah akan dijamin bila melalui akad wakalah. Pasalnya dana tersebut akan dipindahkan oleh perbankan syariah ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Akad wakalah adalah melimpahkan kekuasaan oleh seseorang sebagai pihak pertama kepada orang lain sebagai pihak kedua, dalam hal-hal yang diwakilkan dengan hanya melaksanakan sesuatu sebatas kuasa atau wewenang yang diberikan oleh pihak pertama.

Ketua LPS Halim Alamsyah menjelaskan, sistem pengalihan dana haji dari perbankan ke BPKH merupakan hal yang sesuai dengan Undang-Undang Haji dan Umroh. Tetapi, dana yang dijamin pihaknya hanya yang menggunakan akad wakalah.

"Dana-dana haji yang disetorkan ke BPKH dengan akad wakalah itu dijamin LPS," jelas Halim dalam acara Milad Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia di Hotel Bidhakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga: BPKH Akan Investasi Langsung Dana Kelolaan Haji ke Arab Saudi

Dia menyatakan, meski dijamin oleh LPS, namun nilai dana tersebut tidak melebihi Rp2 miliar. Hal itu sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 65 Tahun 2008 tentang Besaran Nilai Simpanan yang di Jamin LPS.

"Maka dijamin LPS selama dananya enggak lebih dari Rp2 miliar. Nanti bentuk dananya terserah deposito atau tabungan yang penting akadnya jelas," kata dia.

Baca Juga: Mulai 2019, Jemaah Haji Bakal Mendapatkan Imbal Hasil Pengelolaan Dana Haji

Lebih lanjut, Halim menjelaskan, dana haji nasabah yang dikelola oleh BPKH dan di investasikan untuk persoalan tertentu akan dijamin LPS. Jika nanti dana yang dikelola BPKH tersebut bermasalah, maka LPS bisa mengembalikannya pada nasabah.

"Artinya dana di setor ke BPKH dan BPKH bisa investasi di mana saja asal jelas maka dijamin LPS. Selama jelas itu bisa dikembalikan lagi. Tapi yang penting jelas, karena undang-undangnya jelas. Karena harus ada akad dan jelas manfaat itu kembali," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini