Pembangunan Infrastruktur untuk Pariwisata Jadi Program Kerja Presiden Jokowi di 2020

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 06 320 2026624 pembangunan-infrastruktur-untuk-pariwisata-jadi-program-kerja-presiden-jokowi-di-2020-gEeGHCGnkX.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar sidang kabinet paripurna guna rencana kerja pada 2020 yang akan fokus dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selain itu, sidang kabinet paripurna juga membahas kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun anggaran 2020.

"Lebih banyak tentang 2020, jadi konsistensi dari pada pemikiran bahwa kita akan stressing kepada SDM. Karena stressing SDM itu berguna untuk kita lakukan untuk melakukan fokus-fokus apa yang harus dilakukan," kata Menhub Budi Karya Sumadi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Baca Juga: Menhub: Pembangunan Tol di Papua Terus Dilanjutkan

Menurut dia, pemerintah juga akan tetap fokus menggunakan anggaran untuk pembanguanan infrastruktur. Namun, APBN itu akan dikucurkan pada program-program pembangunan infrastruktur unggulan di bidang pariwisata dan perindustrian.

"Kami sebagai contoh kami akan fokus kan infrastruktur pada daerah-daerah pariwisata," terangnya.

Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Bukan Utang Pemerintahan Jokowi, Ini Penjelasannya

Budi Karya menerangkan, salah satu pembangunan yang akan dilakukan yakni destinasi pariwisata di Danau Toba, Kulonprogo, Mandalika, hingga Labuan Bajo.

"Toba itu kita berikan suatu insentif. Kulonprogo kita berikan insentif. Terus Mandalika, terus Labuan Bajo, itu bagian dari stressing kita itu yang langsung dengan kita," ujarnya.

Budi memaparkan, Kemenhub akan mendorong pembangunan transportasi massal di kawasan destinasi wisata unggulan tersebut. "Kalau di Perhubungan itu dua satu konsentrasi, yakni transportasi massal, kedua adalah berkaitan dengan pariwisata," tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini