nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan Kimia Farma Tumbuh 21,53%

Jum'at 08 Maret 2019 12:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 08 278 2027347 penjualan-kimia-farma-tumbuh-21-53-XOor0Noc3l.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Sepanjang tahun 2018, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp7,45 triliun. Penjualan tersebut naik sebesar 21,53% dibandingkan dengan 2017 lalu yang sebesar Rp6,13 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan menjelaskan, angka tersebut juga diperoleh setelah dikurangi potongan penjualan (diskon) sebesar Rp182,12 miliar naik 42,47% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp127,83 miliar. Adapun porsi pendapatan terbesar KAEF, disokong oleh lini produk Ethical sebesar 39%. Persentase ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu dimana porsi Ethical mencapai 51%. Kemudian disusul lini OTC sebesar 22,44%, Generic 20,13%, Raw Material 3,37% dan others 14,64%.

Baca Juga: Akuisisi Phapros, Kimia Farma Anggarkan Capex Rp4 Triliun

Alhasil dari kinerja pendapatan tersebut, KAEF berhasil mencetak laba bersih atau laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp415,90 miliar tumbuh 27,27% dari realisasi laba bersih tahun 2017 sebesar Rp326,79 miliar. Sementara untuk aset, hingga akhir tahun 2018 KAEF memiliki total aset sebesar Rp9,46 triliun naik signifikan sebesar 55,18% dari total aset KAEF pada tahun 2017 lalu sebesar Rp6,09 triliun.

Hal tersebut juga terjadi pada total liabilitas KAEF yang melonjak naik menjadi Rp6,10 triliun dari tahun sebelumnya hanya sebesar Rp3,52 triliun. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan penjulan sebesar 13%-15%. Maka guna untuk memenuhi target tersebut, perseroan berencana menambah 100 outlet baru.

grafik

Direktur Keuangan Kimia Farma IG Ngurah Suharta Wijaya pernah mengatakan, perseroan telah merealisasikan penambahan 200 gerai ritel farmasi dan apotek baru pada tahun lalu. Pada tahun ini, emiten farmasi ini berharap dapat menambah 100 outlet baru dengan alokasi dana sebesar Rp250 miliar - Rp300 miliar. Penambahan sepanjang tahun ini memang tidak sebanyak tahun lalu. Penambahan outlet pada tahun lalu untuk memperluas cakupan pasar. Adapun, pada tahun ini perseroan bakal meremajakan outlet yang ada agar lebih optimal mendorong penjualan.

Selain menambah gerai, KAEF juga akan melakukan penambahan produk baru dengan meluncurkan varian segmen OTC dan kosmetik pada tahun ini. Adapun, rencana akuisisi rumah sakit sebagai bagian dari rencana ekspansi anorganik tahun ini, saat ini sedang berjalan."Untuk akuisisi RS on going, dengan beberapa target baik BUMN maupun swasta," ungkapnya dilansir dari Harian Neraca, Jumat (8/3/2019).

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini