nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cari Modal, Jasa Marga Terbitkan Dinfra Rp1 Triliun

Jum'at 15 Maret 2019 14:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 15 278 2030405 cari-modal-jasa-marga-terbitkan-dinfra-rp1-triliun-02rN20YSGV.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Himpun pendanaan di pasar modal guna mendanai pengembangan bisnis jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan menerbitkan Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) senilai Rp1 triliun. Proses ini ditargetkan selesai pada akhir Maret 2019.

Corporate Secretary Jasa Marga, M. Agus Setiawan menyampaikan, perseroan telah melakukan sosialisasi Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dinfra dengan investor potensial. Rencana total penerbitan sampai dengan Rp1 triliun.

”Proses ini ditargetkan selesai pada akhir Maret 2019,” katanya dalam siaran persnya seperti dikutip Harian Neraca di Jakarta, Jumat (15/3/2019).

 Baca Juga: Ulang Tahun Ke-12 Okezone, Jasa Marga Paparkan Aplikasi Teknologi Industri Jalan Tol

Agus menjelaskan, dalam rangka masifnya pembangunan jalan tol oleh JSMR, perseroan terus melakukan kajian dan penerbitan produk alternatif pendanaan. Skema pendanaan itu antara lain oblogasi konvensional, sukuk, komodo bond, sekuritisasi, Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), dan Dinfra. Di mana penerbitan produk tentunya disesuaikan dengan kebutuhan perseroan.

Memenuhi kebutuhan pengembangan jalan tol, Jasa Marga cukup agresif mencari pendanaan selain pinjaman perbankan. Sebelumnya pada 2017, perusahaan berhasil meraih dana Rp4 triliun dari komodo bond di London Stock Exchange (LSE).

Surat utang itu merupakan obligasi global dengan denominasi rupiah. Selain itu, JSMR juga telah meluncurkan produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) Mandiri Pendapatan Tol Jagorawi pada 2017 senilai Rp1,858 triliun.

 Baca Juga: Jasa Marga Siap Caplok 2 Tol Trans Jawa Milik Waskita Karya

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen pernah bilang, produk Dana Investasi Infrastruktur Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (Dinfra) diharapkan dapat lebih mendorong pembangunan proyek infrastruktur di dalam negeri.

Produk Dinfra sendiri hadir untuk melengkapi instrumen yang sudah ada diantaranya KIK EBA, Dana Investasi Real Estate (DIRE) dan RDPT. Disampaikannya, produk Dinfra itu telah diatur dalam Peraturan OJK (POJK) nomor 52/POJK.04/ 2017. Aturan ini diterbitkan untuk mendukung pembiayaan infrastruktur nasional.

(dni)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini