Menperin Targetkan 1 Juta Tenaga Kerja SMK Tersertifikasi

Senin 18 Maret 2019 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 18 320 2031788 menperin-targetkan-1-juta-tenaga-kerja-smk-tersertifikasi-bfLhk7qvLt.jpg Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menargetkan satu juta tenaga kerja tersertifikasi yang merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan dan sederajat sehingga mereka bisa bekerja di berbagai perusahaan sesuai dengan bidang masing-masing.

"Untuk mencapai target tersebut kami meluncurkan banyak program seperti Pendidikan Vokasi Link and Match SMK dan Industri. Lulusan SMK sederajat akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan serta setelah lulus langsung disalurkan ke perusahaan sesuai dengan keahliannya," katanya saat meluncurkan Program Pendidikan Vokasi Industri di Sukabumi, Jawa Barat, seperti dikutip Antaranews, Senin (19/3/2019).

Menurutnya, langkah yang dilakukan pemerintah ini sudah dua tahun berlangsung dengan tujuan menyerap lulusan SMK yang memang sulit terserap di perusahaan. Selain itu, program tersebut juga tidak hanya bagi lulusan yang normal tetapi juga untuk para penyandang disabilitas.

 Baca Juga: Menperin Airlangga: Pelaku Industri Harus Investasi untuk Vokasi

Dalam pelaksanaannya, pihaknya juga menggandeng beberapa kementerian seperti Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan yang mana akan dilakukan penandatanganan kerja sama antara SMK dan industri.

Target SMK yang terlibat dalam vokasi ini sudah melampai target yang awalnya hanya 2.600 SMK dan 750 industri tetapi hingga Maret 2019 sudah ada 2.604 SMK dan 885 industri.

Pendidikan Vokasi Link and Match SMK dan Industri yang diluncurkan pada Senin ini merupakan yang ke-10 seperti di beberapa daerah lain baik di Jabar, Jateng, Jatim, Sumatera dan lainnya.

"Kali ini dilakukan penandatanganan 631 kerja sama antara 128 industri dengan 415 SMK. Bahkan program ini dilakukan dua kali di Jabar karena seperti diketahui provinsi tersebut merupakan padat penduduk dan untuk mengurangi angka pengangguran," tambahnya.

 Baca Juga: Alasan Presiden Jokowi Fokus Kembangkan Sekolah Vokasi

Airlangga mengatakan program ini diadakan karena Presiden RI Joko Widodo mengetahui banyak lulusan SMK yang tidak terserap di dunia kerja sehingga Link and Match ini merupakan solusi agar lulusan bisa terserap ke lapangan pekerjaan.

Selain itu, program 3 in 1 yang mana peserta pelatihan langsung bisa terserap oleh industri atau perusahaan jika sudah lulus. Program tersebut juga merupakan bagian dari program kartu kerja pemerintahan Jokowi periode berikutnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini