Kedua, memaksimalkan potensi maritim Provinsi Kepri mencakup industri perkapalan, pelayaran, perikanan, dan pariwisata Bahari. Ketiga, penguatan sumber daya manusia yang mendukung pengembangan sektor unggulan.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Bank Indonesia senantiasa melakukan langkah-langkah penguatan peran Kantor Perwakilan Bank Indonesia. Rosmaya memaparkan, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri pada 2018 sebesar 4,56% (yoy), menguat dibandingkan tahun 2017 yang tumbuh sebesar 2,00% (yoy).
Peningkatan kinerja ekonomi Provinsi Kepri terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh menguat serta meningkatnya kinerja ekspor migas Provinsi Kepri.
”Sementara itu, secara sektoral pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri ditopang oleh kinerja lapangan usaha industri pengolahan, lapangan usaha perdagangan, dan lapangan usaha pertambangan penggalian,” ungkapnya.
(Kunthi Fahmar Sandy)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.