Dolar AS Melemah Dipicu Isu Perlambatan Ekonomi Global

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 278 2034967 dolar-as-melemah-dipicu-isu-perlambatan-ekonomi-global-Y1ywwj52iW.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB) di tengah berlanjutnya isu kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,09% menjadi 96,5640 pada akhir perdagangan. Demikian seperti dilansir Xinhua, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1312 dolar AS dari 1,1293 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3180 dolar dari 1,3207 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7108 dolar AS dari 0,7083 dolar AS.

 Baca Juga: Wall Street Mixed di Tengah Kekhawatiran Lesunya Ekonomi Global

Dolar AS dibeli 110,05 yen Jepang, lebih rendah dari 110,06 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9925 franc Swiss dari 0,9944 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3411 dolar Kanada dari 1,3413 dolar Kanada.

Kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan global dipicu adanya kurva imbal hasil terbalik untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Selain itu sejumlah indikator penggerak perekonomian negara-negara maju terpantau suram dan bertahan hingga Senin.

 Baca Juga: Harga Minyak Jatuh Imbas Isu Perlambatan Ekonomi

Kurva imbal hasil terbalik terjadi ketika suku bunga jangka pendek melampaui yang berjangka panjang. Ini dianggap sebagai indikator penting dari kemungkinan resesi ekonomi. Kurva imbal hasil terbalik juga tetap berlanjut pada Senin.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini