nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OJK: Fintech Salurkan Pembiayaan ke UMKM Tembus Rp25,9 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 15:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 26 320 2035162 ojk-fintech-salurkan-pembiayaan-ke-umkm-tembus-rp25-9-triliun-G4XWf5ZUpU.jpg Ilustrasi Fintech (Foto: Betanews)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kiprah industri keuangan berbasis digital (Financial Technology/Fintech) terus melesat. Tak hanya eksistensi, manfaat yang dirasakan masyarakat semakin terasa.

Deputi Komisioner OJK Sukarela Batunanggar mengatakan, salah satu yang paling terasa manfaatnya adalah para pelaku Usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurutnya, banyak UMKM yang merasakan dampak dari adanya P2P lending ini, khususnya dalam mendapatkan pinjaman modal.

Sebelum adanya P2P lending ini, UMKM kesulitan mendapatkan modal. Karena usahanya yang belum terlalu besar membuat pelaku UMKM ini tidak bankable.

Baca Juga: Fintech Bisa Kalahkan Popularitas Perbankan

Selain itu, pengajuan pinjaman yang ditawarkan oleh P2P lending ini juga relatif mudah dan cepat. Bahkan untuk mendapatkan pinjaman, UMKM hanya perlu melengkapi persyaratannya lewat handphone saja.

"Saya melihat sendiri UMKM mendirikan fasilitas pinjaman daerah. Selama memiliki handphone, jaringan internet juga lalu literasi digital maka literasi pemahaman keuangan bisa menggunakan ini semua," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Pada saat ini saja penyaluran pinjaman yang berasal dari P2P lending terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data OJK, dalam dua tahun terakhir akumulasi penyaluran pinjaman fintech lending sudah naik masing-masing 802,22% dan 784,3% secara tahunan.

Sementara itu khusus untuk penyaluran kepada UMKM menjadi yang salah satu memiliki kontribusi tertinggi. Pihaknya mencatat penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui peer to peer (P2P) lending mencapai Rp 25,9 triliun per Januari 2019.

Baca Juga: Fintech Ilegal Harus Ditindak Tegas

OJK mencatat penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui peer to peer (P2P) lending mencapai Rp25,9 triliun per Januari 2019.

Menurut Sukarela, melihat tingginya minat dan perkembangan bisnis P2P lending kini pihaknya tengah mewacanakan pembuatan aturan mengenai inovasi keuangan digital. Meskipun saat ini, OJK sudah memiliki regulasi P2P mengenai layanan meminjam uang berbasis teknologi.

“Sekarang kami juga terus melakukan sosialiasi perlindungan konsumen, agar misalnya data pribadi tidak hilang dan disalahgunakan gara-gara permainan data. Silahkan membangun kegiatan ekonomi online terpenting data pribadi terjamin,” katanya.

(fbn)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini