SKK pun telah mengundang Pertamina dan meminta agar tidak terjadi penurunan produksi migas.“Kami tidak mau produksi gas turun seperti satu dua tahun yang datang,” pintanya.
“Begitupula dengan Blok Sanga-Sanga setelah diambil dari Vico sekarang dioperasikan Pertamina. Kita tidak mau terjadi penurunan seperti satu tahun terakhir ada penurunan produksi. Ini yang akan kami terus genjot,” katanya.
Dia juga menyebutkan PHM sudah menyetujui untuk Blok Mahakam tahun ini ada pengeboran 180 sumur. Begitupula Sanga-Sanga akan ada tambahan investasi cukup besar untuk mengembalikan produksinya.
Dwi menegaskan dengan pengambilalihan proyek migas dari semula asing ke Pertamina memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat kaltim pada umumnya.
“Pasti tenaga kerja Pertamina orangnya Indonesia pasti. Dalam empat tahun terakhir tenaga kerja asing turun dari 3,5% jadi 1,3%, itu menandakan investor asing sudah percaya kemampuan orang Indonesia,” tuturnya.