Apalagi, lanjut Marzuki, saat ini layanan pesawat juga tidak ada yang gratis, seperti jika sebelumnya bagasi tidak dikenakan biaya, sekarang penumpang harus membayar.
"Jangan hanya karena maskapai mengalami inefisiensi, maka dibebankan kepada masyarakat," katanya.
Dalam kondisi demikian, Marzuki juga menyesalkan pihak maskapai yang pernah menjadikan avtur sebagai kambing hitam terkait tingginya harga tiket.
Baca Juga: Harga Naik Nyaris 100%, Tiket Pesawat Paling Rugikan Konsumen
Padahal, lanjutnya, inefisiensi dalam tubuh perusahaan penerbangan tidak hanya terjadi pada sisi biaya operasional namun juga dari sisi biaya investasi.