Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Pekerja Resign meski Gaji Besar

5 Alasan Pekerja <i>Resign</i> meski Gaji Besar
Fotp: Resign (Corbis)
A
A
A

3. Mengejar Passion

Pekerjaan yang menawarkan gaji besar belum tentu sesuai dengan passion kita sebenarnya. Mungkin, awalnya seseorang terjebak dalam pekerjaan ini, tetapi bisa menguasai diri sehingga sukses. Kini, meski telah menduduki posisi tinggi, mendapat bayaran besar, menjalani gaya hidup mewah, tetapi ia merasa ada semangat yang hilang saat menjalani rutinitas harian.

Melakukan pekerjaan yang tidak terlalu disukai lama-lama akan menguras energi. Anda akan merasa harus bekerja karena perlu membayar tagihan dan mempertahankan gaya hidup mewah. Seharusnya, Anda bisa memilih pekerjaan yang disukai sehingga akan selalu menyukai hari Senin. Pindah dari pekerjaan bergaji besar ke pekerjaan sesuai passion memang pertaruhan besar, tapi seiring waktu Anda akan mendapat imbalan setimpal dengan menjalankan pekerjaan yang dicintai.

4. Ingin Mengembangkan Keterampilan Kepemimpinan

Salah satu alasan utama orang berpindah kerja adalah karir yang mandek. Meskipun seseorang dibayar besar, tapi merasa tertekan karena tidak bisa naik jabatan akibat posisi di atas sudah terisi. Padahal, ia sangat ingin mengembangkan keterampilan sebagai pemimpin.

Sekali lagi, jalan keluar dari situasi ini bukan mengambil keputusan pindah kerja dengan gegabah. Anda bisa bicara dulu dengan atasan untuk memberikan kesempatan memimpin proyek atau menjadi mentor.

Jika Anda belum puas dengan solusi tersebut, baru bisa mempertimbangkan resign dari pekerjaan dengan gaji besar. Anda bisa berpindah ke perusahaan yang memberi kesempatan lebih besar untuk menjadi pemimpin, atau menjadi pengusaha dan langsung jadi bos.

 

5. Perubahan Budaya Kerja

Dinamika di kantor adalah hal yang lumrah terjadi. Perubahan sistem, hingga kedatangan bos baru terkadang bisa mengubah suasana kerja menjadi tak nyaman. Pada saat hal itu terjadi, gaji besar tidak ada artinya dibandingkan dengan keinginan mendapat kepuasan kerja.

Jika Anda mampu beradaptasi dengan budaya kerja yang baru, tentu hal ini tidak menjadi masalah. Kalau Anda punya cukup suara untuk mengubah keadaan, tentu tak perlu mengundurkan diri dari pekerjaan. Tetapi, bila Anda merasa batas kesabaran sudah habis untuk menghadapi budaya kerja baru yang tak nyaman, maka mulailah mencari peluang baru di luar.

Pada akhirnya, uang bukanlah segalanya. Untuk apa bertahan di pekerjaan yang memberikan gaji tinggi, tetapi tidak bahagia dalam hati? Tapi, apa pun keputusan Anda, pilihlah dengan bijak.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement